Quote of The Day

“The power of dream makes everything possible to reach” (inspired by Honda Motto)

5 April 2014

[Resensi Buku] Ratu Preman by Primadonna Angela dan Alexandra Xu


Judul Buku : Ratu Preman
Penulis : Primadonna Angela dan Alexandra Xu
Terbit : Cetakan kedua, April 2010
Tebal : 216 halaman
Penerbit : Gramedia
ISBN : 978-979-22-4837-1

              Aurora Estella (Auro) remaja SMA dari sekolah tak terkenal, tak pernah menyangka akan disukai oleh seseorang yang sangat jauh dari bayangannya. Yang naksir dia kalo bukan tukang palak di sekolah bernama Troy, ya pecundang bernama Darwin. Keduanya sama sekali bukan idaman Auro. Namun, kehidupannya mulai berubah saat ia berkenalan dengan Edward (Ed) dan adiknya bernama William (Will) yang penyuka kucing bulukan. Will yang suka kucing menawari Auro untuk mengambil kucing yang ada di rumahnya.
Karena terpesona oleh wajah Ed yang tampan, mau tak mau Auro pura-pura suka dengan kucing. Sayangnya, Troy yang mengira Auro suka kucing, memberinya kucing lagi. Jadilah Auro dikelilingi kucing-kucing yang siap berantem kapan saja. Auro yang tak terbiasa merawat kucing lalu memberikannya pada Aura, adiknya yang sekolah di SMA yang sama dengan Ed. Troy yang melihat kedekatan Ed dengan Auro jadi menantang Ed saat pulang sekolah. Tak disangka, ternyata malah Troy yang babak belur dihajar Ed. Auro pun baru tahu Ed adalah preman di sekolahnya.

Suatu hari, sebuah tawaran kencan lewat blog dibaca oleh Auro. Di situ ditulis, pemilik blog bernama Cloud itu ingin seorang gadis menemaninya ke pesta untuk berpura-pura menjadi pacar Cloud. Auro pun kirim email kesediaan. Dan, yak! Petualangan dimulai. Auro baru tahu kalau Justin juga preman di sekolahnya, sebuah sekolah elit juga. Bener-bener di luar dugaan! Kenapa hidupnya jadi sesial itu ya? Kenalnya kok sama preman-preman sekolah? Dari Troy, Edward dan sekarang Justin. Tiga orang aneh yang muncul dalam hidup Auro.

       Masih kaget dengan perkembangan tak terduga, Auro terseret dalam konspirasi membekuk gembong narkoba. Dia harus pura-pura untuk jadian dengan Troy. Harusnya ini mudah, sayangnya tak semudah bayangan Auro. Saat dalam cengkeraman musuh, dia baru tahu siapa yang sebenarnya dia sayangi.  Apakah Auro akan selamat? Dapatkah dia meyakini siapa cinta sejatinya?

***

            Ini novel kedua Primadonna Angela yang saya baca, ceritanya masih berkisah seputar anak orang kaya yang cinta dengan anak orang miskin. Meski ini novel duet, tapi Primadonna Angela tak kehilangan ciri khasnya. Salut deh, apalagi nulisnya duet dengan teman yang hanya bertatap muka dua kali saja. Di novel ini kelihatan penulisnya ingin memberi gambaran anak orang kaya yang sok berkuasa dan anak orang miskin yang jadi matre dan tukang malak. Well, meski ceritanya awalnya biasa karena berkisah seputar kesenjangan sosial dalam hidup anak remaja di mana harta jadi pembanding yang paling kentara dalam hubungan pertemanan dan pergaulan bebas dengan memakai narkoba, tapi setelah bab-bab di tengah buku, saya jadi membayangkan kisahnya seperti kisah detektif lima sekawan.

         Auro yang nyablak, galak, cuek dan tukang makan disandingkan dengan Troy yang pemberang. Ditambah Ed yang meski kelihatan cool dan tampan, namun menyimpan sejuta rencana yang tak terduga.  Yang membuat saya tak menyangka, endingnya ngetwist banget! Ga nyangka aja siapa yang akhirnya jadi penjahatnya di akhir cerita. Ada bagian tertentu yang mengingatkan saya pada ciri khas tulisan Primadonna seperti saat Auro membayangkan dirinya menjadi istri Edward, saya kok jadi ingat sama tokoh Pita di QueryPita ya? :D

Untuk karakter tokoh bisa dibedakan dan kuat, dan konflik juga kuat di tengah cerita, tapi di bagian kata-kata kasar itu saya ga suka, ada banyak ya kata kasarnya, misal : brengsek, bolot, oon, bitch, goblok, kampret, dll yang bertebaran di seluruh halaman novel ini. Agak gimana gitu jadinya. Btw, galan itu artinya apa ya? Apa itu sejenis kata gaul? Sampai akhir cerita saya masih penasaran dengan arti kata “galan” yang sering dipakai di deskripsi.

Trus, adegan di hotel itu saya jadi mikir kalau ini pembacanya konsumsi anak remaja, apa tidak terlalu berbahaya memasukkan unsur yang vulgar hanya untuk menunjukkan kalau ada perubahan karakter yang ekstrim? Fiuh, apalagi banyak lho yang baca novel ini. Novel ini yang saya baca adalah cetakan kedua. Jadi yang baca pasti banyak dong, anak remaja lagi ya. Akan lebih banyak diserap efek negatifnya atau positifnya ya kira-kira? -_-"

Kalau melihat alur cerita, saya agak bingung dengan maunya penulisnya. Karena di tengah-tengah cerita, penulisnya seperti memaksakan diri ketika tiba-tiba semua tokoh figuran terhubung dengan Auro sebagai sentral (lihat di halaman 120). Rasanya aneh aja, serasa dipaksakan. Ditambah perubahan karakter tokoh yang drastis, seperti Troy yang tiba-tiba berubah jadi lebih sopan dan tokoh lainnya yang ga bisa saya sebut namanya(entar spoiller lagi :p). Engg, ya walau ini di kisah fiksi dan apa pun di fiksi sah-sah saja, tapi perubahannya terasa aneh saja. Sebab rasanya hanya satu pemicu, efeknya bisa berakibat pada semua tokoh di novel ini. See? Kalau mau lihat gimana endingnya, baca aja buku ini. Rating : 2/5

3 comments:

  1. Kisah khas remaja ya Nduk
    Mantep reviewnya
    Ikut Giveaway ku Yuk
    http://abdulcholik.com/2014/04/07/giveaway-ada-kartini-di-dadamu/

    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete
  2. Kisah cinta antara anak orang kaya dan anak orang miskin rasanya masih jadi pilihan banyak penulis ya? Banyak yang berharap kisah cinderella bisa terjadi di dunia nyata...

    ReplyDelete
  3. Aneh, ada cerita yang terkesan dipaksakan, wah justru saya malah penasaran ingin membacanya secara langung neh... (sekaligus belajar agar bisa menulis yg baik tentunya). Makasih banyak ya, Mbak.

    ReplyDelete