Quote of The Day

“The power of dream makes everything possible to reach” (inspired by Honda Motto)

16 December 2014

Resensi Buku : Kania's Dream - Nelfi Syafrina


Judul Buku : Kania’s Dream (Seri Junior Chef)
Pengarang : Nelfi Syafrina
Penerbit : DAR! Mizan
Tebal : 196 halm.
Terbit : Cetakan Pertama, 2012
ISBN : 978-979-066-856-0

Pulau Socotra dengan pohon-pohonnya yang berbentuk aneh itu menarik perhatian Kania. Ia adalah gadis cilik berusia 11 tahun yang hobi memanjat pohon di kebun pak Rahman. Kania mendapat kabar bahwa ada lomba memasak tabloid menu yang berhadiah ke Pulau Socotra. Kania ingin mengikutinya agar bisa mendapatkan hadiah liburan itu. Bagi Kania yang hobi memasak, lomba ini menantang. Karena ide yang dikeluarkan harus ide yang baru bertema masakan tradisional. Kania yang tinggal di Bukittinggi pun memilih untuk membuat pangek bekicot yang dimasak dengan periuk belanga.

Awalnya Bunda heran ketika Kania menceritakan keinginannya. Bekicot bukan daging yang familier dimasak untuk makanan apalagi jika disajikan untuk sebuah lomba. Namun, Kania tetap optimis resepnya adalah resep terbaru yang akan membawanya meraih gelar juara pertama.

Daren, sang sepupu yang gemar main game, berjanji membantu Kania untuk mencoba resep terbarunya. Kania mendadak sakit saat mencari bekicot. Daren pun membantu menyisihkan daging bekicot dari cangkangnya. Namun, Helga, tetangga Kania yang licik dan culas menganggap Kania sebagai saingan terberat di lomba masak itu. Helga ingin mengalahkan Kania dalam perlombaan. Karena itu, Helga menyusun siasat untuk membuat Kania kalah.

Tak disangka, saat hari pertandingan, bumbu masak yang telah dipersiapkan Kania hilang. Tak ada yang tersisa di dalam tasnya selain bekicot dan periuk belanga. Apa yang akan dilakukan Kania agar bisa melanjutkan perlombaan memasak?

***

Seri Junior Chef yang ditulis mba Nelfi ini merupakan seri yang menarik perhatian saya. Karena tema yang disajikan unik, yaitu nama pulau Socotra sebagai destinasi wisata pilihan dan bekicot yang dijadikan sebagai bahan utama masakan tradisional. Dalam novel ini tersaji pula pernik kehidupan seperti persahabatan, persaingan antar teman, ketangguhan berkompetisi, dan juga kreativitas untuk menghidangkan masakan terlezat dengan bahan unik.

Novel yang menyasar segmen pembaca anak berusia 11 tahun ini mengajarkan banyak nasihat yang diselipkan lewat kejadian-kejadian yang dialami Kania dan Daren. Seperti ini misalnya : bagaimana caranya menghemat listrik, mematikan kompor agar tidak terjadi kebakaran, semangat Kania yang pantang menyerah, rajin berdoa, tidak boleh mengambil sembarangan tanpa ijin, dan unsur lokalitas yang dibangun lewat masakan yang dipilih yaitu pangek. Ada pula pembahasan tentang rumah ada minang dan budaya minang. Unsur lokalitas ini membuat pembaca cilik mengetahui budaya dari daerah lain di nusantara.

Novel Kania’s Dream sukses membuat pembaca ingin mencoba resep yang tersaji di sini. Dan, novel ini pun tak hanya bisa dibaca oleh anak-anak, namun juga orang tua agar bisa meneladani cara ibu Kania saat ingin menghukum Kania, ia memberi hukuman membersihkan kulkas. Hukuman yang cukup adil bagi seorang anak kecil yang sedang belajar untuk bertanggungjawab ya. Ada pula cara Kania yang memberi kita inspirasi untuk bisa selalu hafal berbelanja jika disuruh ibu, karena Kania pelupa, ia mencatat dalam kertas apa saja yang ia butuhkan.

Nah, isi novel ini cukup padat kan? Apa kamu berminat membacanya juga? ;)

3 comments:

  1. Replies
    1. hehe iya. aku juga kepikiran itu. :D tadinya mau mention mba, tapi ga jadi :D

      Delete
  2. Makasih untuk resensinya ya Mbak Ila. Resensi Mbak Ila bikin saya ingin membaca ulang lagi buku ini. Walau saya sendiri yang menulisnya. Sekali lagi makasih. *peluk* :)

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. ^_^