Quote of The Day

“The power of dream makes everything possible to reach” (inspired by Honda Motto)

9 December 2013

Resensi Buku : Ladies, Belanjakan Saja Semua Uangmu! by Ai Nur Bayinah, SEI, MM



Judul Buku : Ladies, Belanjakan Saja Semua Uangmu!
Penulis: Ai Nur Bayinah, SEI, MM
jenis : Pengembangan diri
Tebal: xii + 244 hlm
Penerbit: VisiMedia Pustaka
ISBN: 979-065-190-2

Endorsment :
Subhanallah. Ini buku panduan yang sangat inspiratif dalam mengelola keuangan keluarga dan disajikan dengan sistematis dalam bahasa yang renyah. Two thumbs up!
-Dr. Adiwarman Kariim, Dewan Syariah Nasional MUI
Buku ini wajib dibaca bukan hanya bagi para isteri dan calon isteri saja, tapi juga bagi para suami dan calon suami. Karena rumah tangga yang penuh cinta dan kasih (mawaddah wa rohmah) wajib memiliki arah dan tujuan finansial.
-Dr. Eng. Saiful Anwar, Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Rakyat Indonesia Syariah
Bukunya sangat cocok untuk pelaku bisnis seperti saya. Sebagai ibu rumah tangga, kebutuhan terhadap kecerdasan mengelola keuangan keluarga dan usaha sangat penting. Buku ini memberikan segala jawaban yang dibutuhkan. Terima kasih Mbak Ai Nur Bayinah, sudah menyusunkannya dengan sangat pas untuk dibaca, Very recommended.
-Erna Maryna, Pemilik Bisnis Kosmetik Islam
Resensi Buku : 


Kebutuhan untuk berbelanja bagi perempuan adalah hal yang tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Apalagi perempuan identik dengan shopping, baik window shopping atau memang benar-benar membelinya. Setiap kali keluar uang untuk belanja, pernahkah kamu melihat apa yang akan terjadi dengan kehidupanmu nanti, Ladies? Keuangan yang tidak terkontrol dengan baik, akan membuat kita menjadi konsumtif. Maunya ketika lihat barang bagus langsung beli, padahal mungkin belum butuh sekali. Inilah yang disorot oleh mbak Ai Nur Bayinah penulis buku “Ladies, belanjakan saja semua uangmu” ini, bahwa perempuan perlu untuk belajar memanage keuangannya sesuai dengan kebutuhan yang paling prioritas.

Bagaimana caranya?
Dengan mengkategorikan beberapa kebutuhan belanja menjadi  belanja cinta,  belanja keluarga, dan  belanja investasi.

Perempuan  yang suka berbelanja maupun tidak, akan diajak untuk memaksimalkan keuangan mereka untuk mendapatkan barang-barang berharga sesuai kebutuhan yang paling mendesak. Dengan gaya bahasa yang komunikatif dan lugas, penulisnya mengajak saya sebagai pembaca untuk mengetahui apa saja yang bisa diminimalisir. Seperti misalnya saja di kategori belanja cinta, saya diajak untuk membeli kebutuhan pernikahan sesuai dengan yang paling mendekati budget.  Ternyata yang membuat biaya pernikahan menjadi membengkak karena banyak pernak perniknya dan keinginan pasangan yang bermacam-macam.


Lalu, apa saja belanja cinta itu?

Ada mahar, administrasi KUA, biaya administrasi RT-Kecamatan, biaya periksa kesehatan, sewa tempat ibadah untuk akad, undangan, tempat pernikahan, konsumsi tamu, baju pengantin, tata rias, souvenir, seragam panitiaan, akomodasi keluarga dan panitia, dekorasi dan foto.

Pasangan bisa melakukan riset kecil-kecilan seputar pesta pernikahan, menghitung dana, mengalokasikan dana , investasi, lalu mempersiapkan keluarga baru lewat diskusi berdua.  Dengan komunikasi yang baik, masing-masing akan merasa kebutuhannya tercukupi. Jadi baik pasangan lelaki maupun perempuannya tetap merasa keinginannya seputar pernikahan impian sudah tercapai meski dengan budget yang disesuaikan.

Untuk managemen keuangan yang ada dalam sebuah keluarga baru pasca pernikahan, penulis menganjurkan untuk membuat beberapa manajemen antara lain : manajemen amplop, manajemen pembagian tugas dan manajemen beda dompet.  Dengan begitu, kita akan mudah untuk memeriksa kondisi keuangan dan menentukan tujuan keuangan untuk masa depan. 

Buku ini berisi tabel, ilustrasi yang sesuai dengan bab yang dibicarakan, juga ada CD yang bisa segera diaplikasikan. Ada simulasi dalam CD untuk keuangan yang bisa langsung diterapkan untuk menghitung rencana finansial. Ada juga bagian di mana penulisnya mengajak kita untuk cerdas dalam berbelanja yaitu dengan memperhatikan apa saja godaan belanja yang sering kita alami. Seperti uang lagi banyak khilaf, deh, bingung pengen beli apa, tergoda marketing tingkat tinggi, dll. Memang perempuan adalah makhluk yang mudah tergoda untuk menghabiskan uangnya dalam sekali belanja. Ini kenyataan. Apalagi mengingat perempuan mudah dibujuk rayu dengan iming-iming diskon, harga murah, dll. Perlu membiasakan diri untuk bisa beradaptasi untuk cerdas berbelanja.

Bagian akhir, penulis mengajak kita belajar berinvestasi. Kita pun bisa dengan cerdas menggunakan fasilitas KPR, asuransi, uang THR, uang arisan, dll untuk tetap digunakan sesuai prioritas.  Jadi, buku ini jelas tidak mengajakmu untuk berhenti belanja, Ladies. Bahkan belanjalah lebih banyak lagi sesuai kebutuhan untuk masa yang akan datang yang lebih mapan. Dengan belanja produktif seperti itu akan membuat perasaan jadi bahagia dan juga belanja lebih terarah sesuai kebutuhan. Belanjalah dengan cinta, belilah masa depan dengan mempersiapkan  dananya secara cermat. 4 bintang dari saya untuk buku ini. Nah, siap membaca buku ini, Ladies? ;)

3 comments:

  1. Jadi... yg bisa diambil dari buku ini adalah kita kudu rajin belanja yg kita butuhkan utk masa depan.
    Gitu ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, mba. tetap belanja tapi hanya yang dibutuhkan saja. jadi lebih teratur keuangannya.

      Delete

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. ^_^