26 Desember 2022

The Dos And Don'ts of Creative Writing for Kids

The Dos And Don'ts of Creative Writing for Kids


Are you looking to help your child develop their writing skills, but don’t know where to start? With this guide, you’ll have everything you need to help your child become a confident and creative writer. In it, you’ll learn about the Dos and Don’ts of Creative Writing for Kids, and find helpful tips on how to help your child thrive in this activity.


Girl reading books avatar
Girl with book (doc : dreamstudio.ai )


[Resensi Buku Anak] Jip dan Janeke 2 by Annie M.G. Schmidt

Buku anak Jip dan Janeke #2

Judul Buku : Jip dan Janeke 2

Penulis Buku : Annie M.G. Schmidt

Alih bahasa : Alma Almanar

Penerbit : Elex Media Komputindo

Terbit : Cetakan ke-63, 2011

Tebal : 150 halaman 

Genre : buku kumpulan cerita anak

ISBN : 978-602-02-2478-7

Rating Buku : 4/5 🌟

Beli buku di toko buku Gramedia



❤❤❤

25 Desember 2022

Mengenal Dunia Bookstagram dan Pengaruhnya dalam Industri Perbukuan

Apa itu Bookstagram?


Pernahkah kamu mendengar tentang bookstagramer? Apa itu bookstagramer? Bookstagramer adalah sebutan bagi seseorang yang mempromosikan dan mengulas buku melalui media sosial Instagram. Kegiatan ini tumbuh menjadi trend baru di dunia media sosial.


Kebutuhan akan media sosial di dunia saat ini tidak diragukan lagi. Selain membantu kita tetap terhubung dengan teman dan keluarga, media sosial juga membantu kita menemukan minat dan kegiatan baru yang menarik. 


Baca juga : 5 Tips Membuat Akun Bookstagram yang Keren


Salah satu hal yang populer saat ini adalah bookstagraming. Bookstagraming adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kegiatan membagikan foto buku yang diposting di akun media sosial, terutama Instagram.





Fenomena bookstagram dan pengaruhnya dalam penjualan buku


Fenomena bookstagram adalah sebuah gerakan di media sosial yang telah mengubah cara orang membaca dan berbagi buku. 


Bookstagram adalah sebuah istilah yang diciptakan untuk menggambarkan akun Instagram yang berfokus pada buku dan bacaan. Mereka yang mengikuti gerakan ini menggunakan media sosial untuk mempromosikan dan menggalakkan bacaan, dan membagikan konten berkaitan dengan buku.


Bookstagram digunakan untuk menggambarkan pemasaran buku di Instagram. Hal ini terutama mencakup posting foto yang ditujukan untuk mempromosikan buku atau memperkenalkan buku baru. 


Bookstagram telah menjadi fenomena yang sangat populer di kalangan pengikut Instagram dan telah memberikan dampak besar dalam penjualan buku. Bookstagram memungkinkan para penulis untuk mencapai audiens yang lebih luas dan mempromosikan buku mereka dengan cara yang menarik perhatian. 




Pengguna instagram tidak hanya dapat mengunggah foto buku mereka, tetapi juga dapat mengunggah foto-foto yang terkait dengan buku, seperti sampul, kutipan(quotes book), dan banyak lagi. Ini membantu para penulis untuk menciptakan tren dalam dunia perbukuan. 


Baca juga : Literarybase : Wadah Bagi Pecinta Literasi dan Booktwit di Twitter


Bookstagram telah mengubah cara orang mempublikasikan bacaan mereka dan melakukan diskusi tentang buku yang mereka baca. 


Dengan menggunakan hashtag yang berhubungan dengan judul buku dan penulis, mereka dapat berbagi konten yang mempromosikan bacaan dan berinteraksi dengan pengguna lain yang juga suka membaca.





Manfaat menjadi Bookstagramer : 


Mengapa seseorang harus menjadi bookstagramer? Berikut beberapa manfaat menjadi bookstagramer:


1. Menjadi bagian dari komunitas buku


Bookstagramer adalah bagian dari komunitas yang semakin besar. Menjadi bookstagramer memungkinkan kamu untuk berkomunikasi dengan orang lain yang berbagi minat yang sama. Ini adalah cara yang bagus untuk bertemu orang baru dan berbagi pengalaman baca kamu.


2. Membuat Hubungan dengan Penulis dan Perusahaan Buku


Sebagai seorang bookstagramer, kamu akan dapat membangun hubungan dengan berbagai penulis dan penerbit buku. Hal ini dapat membantumu mendapatkan kesempatan untuk menerbitkan konten tentang buku di media khusus, menerima bukti cetak buku untuk direview gratis, dan mengikuti acara yang berhubungan dengan buku (bookish).


3. Mendapatkan banyak pengetahuan

 

Menjadi bookstagramer dapat memberi kamu banyak pengetahuan tentang berbagai jenis buku. Kamu juga bisa mendapatkan wawasan tentang berbagai jenis tulisan, mulai dari novel fiksi hingga biografi. Ini akan membantumu mengetahui lebih banyak tentang dunia buku dan membuatmu menjadi seorang ahli di bidang ini.


4. Memperoleh pengakuan 


Jika kamu menjadi bookstagramer yang sukses, kamu akan mendapatkan banyak pengakuan dari orang lain. Orang akan menghargai kamu karena menyebarkan informasi tentang berbagai jenis buku dan menarik perhatian orang lain untuk membaca buku.


5. Menjadi Penulis


Menjadi bookstagramer dapat memberi kamu pengalaman menulis yang menyenangkan. Kamu dapat berbagi buku yang kamu baca dan pendapat kamu tentang buku-buku tersebut dengan orang lain.


6. Mendapat Penghasilan Tambahan


Kamu dapat menghasilkan uang tambahan dengan menjadi bookstagramer. Kamu dapat mendapatkan komisi dari toko buku online atau dari toko buku fisik jika kamu mengiklankan buku mereka di akun Instagram milikmu.


7. Memperluas Jaringan (Networking)


Menjadi bookstagramer akan membantu kamu memperluas jaringan sosial dengan orang lain yang juga menyukai buku. Kamu dapat bertemu dengan orang-orang yang memiliki minat yang sama dan berkolaborasi dengan mereka.


8. Menjadi inspirasi bagi orang lain


Dengan menjadi bookstagramer, kamu dapat menginspirasi orang lain untuk membaca buku dan menggali lebih dalam tentang topik yang mereka sukai.


Baca juga : Cara Membuat Anotasi Buku Dengan Mudah


Novel detektif Sherlock Holmes


❤️❤️❤️


Inilah Istilah dalam Dunia Bookstagram dan Artinya


1. TBR (To-Be-Read) - Daftar buku yang akan dibaca.

2. ARC (advance reader copy) - Salinan pembaca awal / Buku yang dikirim kepada pembaca terpilih sebelum perilisannya.

3. Booktuber - Seorang yang membuat video tentang buku

4. Bookstagrammer - Seorang yang memposting tentang buku di Instagram. 

5. Bookstagram - Akun Instagram yang berisi foto buku.

6. Bookhaul - Serangkaian buku yang dibeli/ Buku-buku yang dibeli dalam jumlah besar.

7. Bookstack - Kumpulan buku yang dapat digunakan untuk dekorasi

8. Bookworm - Seorang yang menyukai membaca

9. Shelfie (Shelf + Selfie) - Foto diri yang diambil di rak buku / Foto rak buku

10. Bookmarking - Menandai halaman saat sedang membaca

11. Unboxing - Proses membuka paket yang diterima.

12. Bookstafari - Perjalanan untuk mengunjungi toko buku atau tempat lain yang berhubungan dengan buku.

13. Booktube - Konten video di YouTube yang berisi ulasan buku 

14. Bookish - Berkenaan dengan buku, menunjukkan minat buku.

15. Bookstagram Challenge - Tantangan yang diberikan kepada para bookstagrammers.

16. Tag - Tugas yang harus dilakukan oleh pemilik akun untuk mengajak orang lain untuk melakukan hal yang sama. 

17. Book Tag - Salah satu cara untuk mempromosikan dan berbagi buku dengan orang lain.

18. Literary Fiction - Fiksi yang membuat seseorang berpikir tentang tema-tema moral, etika, dan filosofis.

19. Wrap Up - Rangkuman atau tinjauan tentang buku yang telah dibaca selama periode waktu tertentu.

20. Foto Buku - Foto yang diambil dari karya seni buku atau buku itu sendiri.

21. FOTD - Foto of the Day (Foto Harian)

22. UOTD - Unboxing of the Day (Unboxing Harian)

23. WL - Wishlist (Daftar Keinginan)

24. OWL - Ongoing Wishlist (Daftar Keinginan Berkelanjutan)

25. Spine Poetry - Puisi yang disusun dari judul buku.

26. #Bookstagrammers - Hashtag untuk mempromosikan foto buku di Instagram.

27. Bookstagram Community - Komunitas bookstagram yang terdiri dari para bookstagrammers yang saling berbagi foto, informasi, dan pengalaman tentang buku.


Nah, semoga bermanfaat ya! ❤️


24 Desember 2022

[Resensi Buku] The Boy I Knew From Youtube by Suarcani



Judul Buku : The Boy I Knew From Youtube

Penulis : Suarcani

Penerbit : Gramedia

Terbit : Cetakan pertama, 2020

Tebal : 256 halaman

Genre : novel teenlit/remaja

ISBN : 978-602-06-3819-5

Harga : Rp 75.000

Rating : 5 ⭐

Baca ebook di aplikasi Gramedia Digital


❤❤❤

Literarybase : Wadah Bagi Pecinta Literasi dan Booktwit di Twitter


Ada yang pernah dengar Litbase atau Literary Base? Yups, ini menfess di twitter yang dikhususkan untuk berbagi informasi seputar dunia literasi dan buku. Kalau mau ngegosipin buku yang baru dibaca bisa banget nanya di sini. 


Buat yang mau gabung di twitter @LiteraryBase (Litbase), sering-sering aja kamu komen seputar dunia perbukuan di setiap twitnya, pasti bakalan difolbek deh sama admin. 

22 Desember 2022

Resensi Buku I See You Like a Flower karya Na Tae Joo

 

Kumpulan puisi romantis korea tentqng cinta dan rindu
Buku puisi See You Like a Flower karya Na Tae Joo


Judul Buku : I See You Like a Flower

Penulis Buku : Na Tae Joo

Penerbit : Penerbit Haru

Terbit : Cetakan keempat, Maret 2022

Tebal : 164 halaman

Genre : kumpulan puisi

ISBN : 978-623-7351-39-9

Rating Buku : 4/5 🌟

Harga Buku : Rp 81.900



Beli buku di Shopee Penerbit Haru 



❤❤❤

19 Desember 2022

Cara Membuat Anotasi Buku Dengan Mudah

Cara Membuat Anotasi Buku dengan Mudah


Anotasi buku adalah cara untuk membuat catatan dan menandai bagian penting buku yang kamu baca. Anotasi buku juga dapat membantu kamu mengingat secara efektif bacaan yang kamu lakukan. Anotasi buku adalah cara untuk membuat catatan tentang buku secara sistematis. 

Anotasi buku memungkinkan kamu untuk menyimpulkan tema dan ide-ide yang diperkenalkan oleh penulis. Ini juga membantu kamu untuk mengatur informasi yang berguna secara efisien. 


Pilih bacaan favoritmu


Berikut adalah beberapa langkah yang dapat kamu ikuti saat membuat anotasi buku.


1. Pilih bacaan yang tepat. 


Jika kamu membaca buku yang terlalu tinggi, kamu mungkin akan kesulitan membuat anotasi yang berguna. Sebaliknya, jika kamu membaca buku yang terlalu mudah, kamu mungkin akan merasa bosan dan tidak mengambil banyak manfaat dari bacaanmu. Jadi, pastikan kamu memilih buku dengan tingkat yang sesuai dengan kemampuanmu. 



2. Baca buku dengan hati-hati

Baca buku yang akan kamu anotasi. Perhatikan detail penting yang dibahas di dalamnya dan cari tahu bagaimana topik-topik utama terkait dengan satu sama lain.

Kamu harus membaca buku dengan hati-hati. Jangan hanya membaca satu kalimat atau lebih tanpa memahami maknanya. Jika kamu berada di bagian tertentu yang sulit, cobalah untuk membaca ulang kalimat-kalimat tersebut atau mencari tahu maksudnya.


3. Buat catatan saat membaca buku

Setelah kamu selesai membaca, mulailah membuat catatan tentang isi buku. Jangan lupa untuk mencatat kutipan-kutipan yang penting dan menarik. Jangan lupa untuk mencatat halaman dan sumber dari mana kutipan itu diambil.


⏩️ Tips Membuat Anotasi Buku :


1. Buatlah daftar isi yang berisi judul bab, topik dan halaman di mana topik itu dibahas. Ini akan membantu kamu mengingat isi buku.


2. Gunakan penanda halaman atau kertas penanda (sticky notes warna warni) untuk menandai bagian-bagian penting dari buku.


3. Gunakan catatan kecil untuk menuliskan komentar atau pernyataan yang menarik atau yang kamu rasa penting yang kamu temukan dalam buku.


4. Gunakan margin untuk menuliskan komentar atau pertanyaan kamu untuk mengingat isi buku.


5. Baca ulang kalimat-kalimat yang kamu anotasi untuk memastikan bahwa kamu telah memahaminya dengan benar.


Nah, semoga bermanfaat ya!

18 Desember 2022

Book Haul dan Alasan Belanja Buku di Bazar Buku Gramedia Tegal

Alasan Orang Jajan Beli Buku


Beli buku adalah salah satu cara yang efektif untuk memperkaya wawasan dan meningkatkan kualitas hidup. Buku-buku menawarkan wawasan baru dan ide-ide yang berbeda, sehingga membantu kita untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan meningkatkan daya tarik pribadi.


Dokpri @ilarizky

10 Desember 2022

[Resensi Buku] The Tasteless Country (Negeri Hambar) by Mama Deora & Fitra

 


Judul Buku : The Tasteless Country (Negeri Hambar) 
Penulis Buku : Mama Deora & Fitra
Penerbit : Nyo-nyo (Imprint Penerbit Andi Offset)
Terbit : 2013
Tebal : 30 halaman 
Genre : buku anak
ISBN : 978-979-29-3871-5
Rating Buku : 5 🌟
Baca ebook di aplikasi Gramedia Digital

❤❤❤

26 November 2022

[Resensi Buku] Rooftop Buddies - Honey Dee


Judul Buku : Rooftop Buddies

Penulis Buku : Honey Dee

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama (GPU)

Terbit : Cetakan Pertama, 2018

Tebal : 264 halaman

Genre : young adult

ISBN : 978-602-03-8819-9

Rating Buku : 4/5 🌟

Harga : Rp 63.000

Baca ebook di aplikasi Gramedia Digital


❤❤❤


Sinopsis Buku Rooftop Buddies - Honey Dee: 


Buat Rie, mengidap kanker itu kutukan. Daripada berjuang menahan sakitnya proses pengobatan, dia mempertimbangkan pilihan lain. Karena toh kalau akhirnya akan mati, kenapa harus menunggu lama?


Saat memutuskan untuk melompat dari atap gedung apartemen, tiba-tiba ada cowok ganteng berseru dan menghentikan langkah Rie di tepian. Rie mengira cowok itu, Bree, ingin berlagak pahlawan dengan menghalangi niatnya, tapi ternyata dia punya niat yang sama dengan Rie di atap itu.


Mereka pun sepakat untuk melakukannya bersama-sama. Jika masuk ke dunia kematian berdua, mungkin semua jadi terasa lebih baik. Tetapi, sebelum itu, mereka setuju membantu menyelesaikan “utang” satu sama lain, melihat kegelapan hidup masing-masing… 


Namun, saat Rie mulai mempertanyakan keinginannya untuk mati, Bree malah kehilangan satu-satunya harapan hidup.


Baca juga : Resensi Buku Things Left Behind by Kim Sae Byoul dan Jeon Ae Won


❤❤❤


Review Buku Rooftop Buddies - Honey Dee:


Rie ingin bunuh diri karena depresi. Belakangan ia khawatir jika harus menjalani serangkaian pengobatan kemoterapi akibat efek penyakit kanker yang dideritanya. 


Ia sedih melihat orang tuanya memandang dirinya seolah porselen yang rapuh dan akan jatuh setiap saat. Namun, Rie bertemu dengan Bree saat ia hendak bunuh diri dari rooftop apartemen.


Rie dan Bree sama-sama putus asa dengan kehidupan yang dijalani. Mereka ingin bunuh diri bersama. Namun, Rie tidak jadi bunuh diri karena ingin mewujudkan keinginan terbesarnya. 


Wishlist Rie terbilang normal, sayangnya ia justru melakukannya sebelum berniat bunuh diri. 


Bersama Bree, Rie menjelajahi kota yang dulu pernah ditinggalinya saat sekolah. Sebuah kota bernama Alerawi yang letaknya dekat Jakarta. Kota Alerawi menjadi pusat pertambangan. 


Rie masih ingat orang-orang di kota kecil itu senang bergosip tentang orang lain. Jadi, berita gosip cepat menyebar. Bahkan bisa mempermalukan orang yang digosipkan.


Rie menjelajahi kota Alerawi bersama Bree. Namun, mereka bertemu dengan musuh bebuyutan Rie saat mendatangi kota itu. 


Bahkan, Rie juga bertemu mantan crushnya saat sekolah dulu. Sayangnya, dunia sungguh lucu. Orang yang membullynya kini mendapat karma. 


Rie merasa hidup tak adil, tapi dia justru mendapat kebahagiaan kecil saat bersama dengan Bree. Meskipun mereka tak menjalin hubungan serius sebagai kekasih, tapi Bree sempat mengaku pacar bohongan untuk membantu rencana Rie. 


Rie dan Bree hanya sebatas teman sesama orang depresi yang ingin bunuh diri bersama. 


"Biarkan mereka dengan pikiran mereka yang salah. Kita jalani hidup kita." (Hlm. 104)


Akankah Rie dan Bree saling jatuh cinta dan menemukan arti hidup yang sebenarnya saat mereka bersama? 


Baca saja lanjutannya di buku Rooftop Buddies ini!


❤️❤️❤️


Menurut saya : 


Novel Rooftop Buddies karya Honey Dee ini pernah ditayangkan di wattpad, namun akhirnya terpilih untuk diterbitkan di GWP dalam bentuk novel fisik. Well... Sebagai sebuah novel young adult, saya merasa novel ini sarat dengan masalah yang pelik. 


Isu sosial yang dibahas novel Rooftop Buddies ini terbilang berat untuk dialami oleh para tokohnya antara lain : depresi, bunuh diri (suicide), self harm, bullying, dan  mental illness. 


Kalau kamu merasa sedang tidak baik-baik saja, saya sarankan untuk tidak membaca novel ini. Bacalah novel ini saat kondisi pikiranmu sedang sehat dan tidak dalam kondisi stress karena akan memicu stress yang lebih berat. 


Awalnya, saya terkejut dengan karakter Rie yang sangat menyebalkan karena ia berkali-kali ingin dianggap dan dihargai orang lain, tapi sikapnya justru kebalikannya. Ia mudah putus asa dan membuat masalah semakin rumit. 


Bayangkan, tiba-tiba dia membuat mobil yang dikendarainya bersama Bree malah hampir oleng di tengah jalan, lalu kemudian ada orang yang tertabrak hingga meninggal


Anehnya, alasan Bree dan Rie mengelak bahwa mereka tidak menabrak, tapi justru orang itu yang mengarah ke mobil mereka. Huuuhh, sebal. Mereka bikin saya pengin jitakin dua orang ini. Yeah... Bisa dibilang tokoh-tokohnya super labil bahkan menyebalkan. 


Rie memang masih berumur 17 tahun dan belum lulus sekolah SMA. Tapi, Bree berumur 23 tahun, sudah lulus kuliah dan  kaya raya. Ia juga memiliki pekerjaan mapan yang bisa menghidupi keluarganya. 


Baca juga : [Review Buku] Our Tangled Vow by Honey Dee



Salah satu alasan Bree ingin bunuh diri karena patah hati. Kekasihnya menikah dengan ayahnya. Sedangkan, ibunya depresi dan masuk rumah sakit jiwa. Bisa dibilang masalah hidup Bree datang karena ia kehilangan support sistem hidupnya. 


Sedangkan, Rie justru ingin bunuh diri karena lelah menjalani hidup dengan rasa sakit yang dideritanya. Ia ingin mempercepat kematiannya. 


Ada kejadian yang bikin saya ngerasa adegan dalam novel Rooftop Buddies ini terlalu too good to be true, seperti saat adik Rie masuk rumah sakit yang sama di tempat Rie dirawat. 


Hmm.... Ini kok kayak tukeran nasib gitu yak. Sampe Rie bilang bahwa mungkin jatah hidup adiknya ditukar dengan jatah nyawanya, sampai akhirnya malah dia yang justru hidup lebih lama. 

"Mungkin hidup akan sulit, tapi aku akan melewatinya." (hlm. 172)

Ya, saya melihat penulis ingin menunjukkan bahwa nyawa manusia begitu berharga. Jadi kalau kamu masih ada waktu di dunia ini, maksimalkan waktu yang ada untuk berbuat kebaikan. 


Ada tokoh pak Sadam, supir yang sangat bijaksana. Saya melihat penulis menyisipkan pesan kebijaksanaan tentang hidup pada tokoh ini. Jadi, karena termasuk usianya sudah tua, tokoh ini ibarat menyuarakan apa yang ada di pikiran penulis tentang bagaimana harus menjalani hidup yang semestinya. 


Rooftop Buddies ini awalnya berjudul Suicide Buddies. Agak horor ya judulnya. Kemungkinan diganti judulnya biar lebih halus aja. Jadi ada kesan misterius juga. 


Kalau tokoh lain yang menarik adalah Devon si pendiri rumah untuk pasien kanker. Di sana ada ruangan untuk para pasien kaker dirawat. Jadi saling support satu sama lain. 


Saya nggak tahu di dunia nyata ada atau nggak ya rumah support kayak gini.  Soalnya belum pernah nemu. Tapi kalau rumah singgah di Semarang ada. Yaah...  Semacam rumah untuk pasien yang harus nunggu jadwal terapi gitu. Jadi, kalau dari luar kota bisa singgah di sana, nggak harus nginep di penginapan yang mahal dan ngeluarin biaya yang besar, karena nginap di rumah singgah gratis.


Saya merasa novel ini memiliki adegan yang too good to be true. Tapi, masih bisa dilogikakan sih. Cuma agak kaget aja dengan love line yang terkesan dipaksakan, karena interaksi Rie dan Bree sebenarnya hanya karena rasa kasihan yang muncul akibat keinginan bunuh diri itu.


"Karena secara ajaib kamu membuatku ingin tetap hidup. Kamu membuatku merasa ... harus bertahan dan melawan monster di dalam diriku. Kamu jadi alasanku untuk tetap hidup. Aku nggak tahu apa jadinya kalau aku lebih dulu mati sebelum mengenalmu." - Rooftop Buddies, hlm. 254


Overall, novel Rooftop Buddies ini salah satu novel menarik yang bisa kamu baca di kala senggang. Ingat yaaa, kamu baca novelnya pas lagi rileks dan jangan banyak pikiran. Bisa ketriger nanti. Hehe

Rating buku Rooftop Buddies : 4/5 🌟


❤️❤️❤️

πŸ“šQuotes Favorit Novel Rooftop Buddies karya Honey Dee


"Aku tidak bisa mengontrol apa yang dipikirkan orang lain terhadapku. Aku juga tidak bisa menyalahkan mereka atas pikiran buruk yang ada di dalam benak mereka. Reaksiku, pikiranku, dan sikapku berada penuh dalam kendaliku. Aku bisa mengatur apa yang ingin ku pedulikan atau tidak." (hlm. 106)


"Kamu nggak bisa melakukan apapun kalau terus memikirkan pendapat orang lain. Kamu nggak bisa menyenangkan semua mata." (hlm. 104)


"Lakukan apa yang menurutmu benar. Yang benar, nggak akan terasa salah." (Hlm 104)


"Cinta itu meningkatkan harapan hidup. Dalam banyak kasus, cinta menyembuhkan depresi separah apa pun. Saat mencintai seseorang, yang kamu inginkan adalah kehidupan dan kesehatannya. Begitu juga sebaliknya. Nggak peduli itu cinta ke pacar, anak, suami, orangtua, sahabat, dan siapa pun." (hlm. 250)


Baca juga : [Review Buku] Resepsi by Smita Diastri : Kisah Perjuangan untuk Move On Dari Mantan Terindah


23 November 2022

[Resensi Buku Anak] The New Cook's Soup by Arleen Amijaya


Judul Buku : The New Cook's Soup - Sup Buatan Tukang Masak Baru

Penulis Buku : Arleen Amijaya

Penerbit : Bhuana Ilmu Populer (BIP)

Terbit : Cetakan Pertama, 2008

Tebal : 26 halaman

Genre : buku anak

ISBN : 978-602-483-001-4

Rating Buku : 4,5/5 🌟

Baca ebook di aplikasi Ipusnas


❤❤❤

20 November 2022

[Resensi Buku] Whizz-Bang Winnie - Winnie Ikut Balap Mobil by Laura Owen dan Korky Paul

 

Novel anak sihir ajaib


Judul Buku : Whizz-Bang Winnie - Winnie Ikut Balap Mobil

Penulis : Laura Owen dan Korky Paul

Penerbit : Bhuana Ilmu Populer (BIP)

Terbit : Cetakan pertama, 2011

Tebal : 96 halaman

Genre : novel anak (buku anak)

ISBN : 978-979-074-694-7

Rating Buku : 4/5 🌟


Beli buku di toko Gramedia


❤❤❤

16 November 2022

Resensi Buku Things Left Behind by Kim Sae Byoul dan Jeon Ae Won

 



Judul Buku : Things Left Behind 

Penulis buku : Kim Sae Byoul dan Jeon Ae Won 

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama (GPU)

Terbit : Cetakan pertama, Desember 2021

Tebal : 220 halaman 

Genre : non fiksi (self improvement)

ISBN : 978-602-06-5751-6

Harga buku : Rp 82.000

Rating Buku : 5 🌟


Download dan baca ebook Things Left Behind pdf di aplikasi Gramedia Digital

1 November 2022

[Resensi Buku Dongeng Anak] Bonbon The Real Dog by Arleen Amijaya

 

Bonbon The Real Dog by Arleen Amijaya


Judul Buku : BonBon The Real Dog

Penulis : Arleen Amijaya

Penerbit : Bhuana Ilmu Populer

Terbit : Edisi Digital, 2021

Tebal : 24 halaman 

Genre : pictorial book 

Rating Buku : 5 🌟

Baca ebook di aplikasi Gramedia Digital


❤❤❤

31 Oktober 2022

Resensi Buku Kitty dan Tragedi di Pekan Raya by Paula Harrison

 


Judul Buku : Kitty dan Tragedi di Pekan Raya

Judul asli : Kitty and The Twilight Trouble

Penulis : Paula Harrison

Ilustrator : Jennie Lovlie

Alih bahasa : Susanna Prayoga

Penerbit : Bhuana Ilmu Populer

Terbit : Cetakan Pertama, 2021

Tebal : 136 halaman 

Genre : novel anak

ISBN : 978-623-04-0592-1

Rating Buku : 4/5 🌟

Harga buku : Rp 67.000

Baca ebook di aplikasi Gramedia Digital


❤❤❤

23 Oktober 2022

The Top 10 Reasons To Write A Book Review

 The Top 10 Reasons To Write A Book Review


Do you love reading books, but don’t know how to get started reviewing them? Whether you just want to broaden your reading horizons or want to be an informed consumer, writing book reviews can be a great way to do that. 


In this guide, i’ll discuss the importance of book reviews, provide tips on how to get started, and outline what to expect when you start book reviewing. So whether you’re a novice or a pro, read on for some helpful advice on writing book reviews!





The importance of book reviews


As book reviews become increasingly popular, it's important to understand why they're so important. When you write a book review, you not only share your opinion about the book with other readers, but you also learn more about the book itself. 


Writing a book review is also a great way to improve your writing skills. Not to mention, by building relationships with other writers, you'll have a community of support when it comes to reading and reviewing books.


How to get started writing book reviews?


If you're interested in writing book reviews, there are a few things you need to do first. 


1. Consider why you want to write book reviews in the first place. 

2. Determine what type of book review you'd like to write. 

3. Figure out what resources you need to get started. 

4. Pick a genre or type of book to review. 

5. Read through the book and determine its main points. 

6. Once you've read the book, take some time to think about your thoughts on it. Not down any notes or observations that you have. 

7. Rewrite your initial thoughts into a clear, concise book review. 

8. Edit your book review for grammar, spelling, and style issues.

9. Share your book review on social media or other online platforms where people might be interested in reading it.

10. Keep writing book reviews—the more you write, the better you'll become at evaluating and reviewing books!


Tips for writing successful book reviews


If you want to write a review that stands out from the pack, keep these tips in mind.


1. Write concisely. When writing a review, aim to be clear and concise. This will make your review easier to read and follow.


2. Pay attention to detail. When describing the book and its author, be sure to include all the important details. This will help your readers understand your review and decide whether or not to read it.


3. Be impartial. As a reviewer, it's important to maintain a neutral stance. Don't let your personal feelings influence your review.


4. Be persuasive. If you feel the need to sugarcoat your critique orRecommend the book even if you don't like it, reconsider whether or not you should write the review at all. A good review is honest and unbiased.


5. Use active voice. When writing about actions or events, use active voice instead of passive voice. This will make your book review more engaging for readers.


6. Look beyond the book's cover. In addition to reviewing the content of the book, take a look at the author and how well they've executed their craft.


7. Take note of negative reviews as well as positive reviews. As a book reviewer, it's important to understand both sides of the story.


8. Talk about what you liked about the book as well as what you didn't like about it. This will help your readers form an opinion about the book and decide if they should read it or not.


The benefits of writing book reviews


If you're a reader, writer, or just interested in reading, writing, and learning more about the world of books, then reading and writing book reviews is an important part of your life. 


Writing book reviews can be fun, help you learn more about different books, genres, and authors, improve your writing skills, and even help you learn more about yourself. Here are some of the many reasons why writing book reviews is so beneficial:


1. Writing book reviews can help you develop a critical mind.

2. Writing book reviews can help you learn about different viewpoints.

3. Writing book reviews can help you develop a greater understanding of the author's intent.

4. Writing book reviews can help you learn about different literary devices.

5. Writing book reviews can help you understand different aspects of style.

6. Writing book reviews can help you better explain your own thoughts and feelings about literature.

7. Writing book reviews can help you develop a greater appreciation for literature.

8. Writing book reviews can help you learn more about yourself as a reader and writer.

9. Writing book reviews can help make reading more enjoyable.

10. Writing book reviews can encourage other readers to explore different books and authors.


How to deal with criticism when writing book reviews?


When writing a book review, it is important to be aware of the criticism that may come your way. It's also important to be open to feedback, so that you can improve as a reviewer. It's important to be honest, so that readers can understand your thoughts on the book. It's important to take critique seriously, so that you can improve as a writer. 


Finally, it’s important to be able to respond intelligently to criticism, so that readers can better understand your perspective on the book.


The best way to market your book reviews


There are a number of ways to market your book reviews. However, the most effective way depends on your book and the industry you’re in. 


When marketing your book reviews, it’s important to have a strategy in place. The best way to do this is to think about what you want to achieve. These goals might include: 


- attracting more readers to your book 

- increasing sales 

- gaining credibility as an expert in your field 

- building a strong brand name 

- reaching a wider audience 


Once you know your goal, you can start planning how to reach it. One way to do this is to create a campaign that targets specific groups of people. 


For example, you might promote your book reviews on social media sites like Facebook and Twitter. You could also write articles for popular magazines or blogs. 


You could even make videos and post them online. Whatever strategy you choose, make sure it’s focused on getting your book reviews into the hands of interested readers.


Another way to market your book reviews is to organize an event. This could be something as simple as a book talk radio show or a webinar where readers can ask you questions about your book. It could also be a formal book signing event where people can buy your book. 


Whatever format you choose, make sure you’re planning enough time for publicity and promotion. And don’t forget about advertising campaigns—many bookstores offer promotions based on the number of reviews a book has received.


Whatever marketing strategy you choose, make sure you have a plan for tracking results. This will help you adjust your strategy as needed. 


And finally, don’t forget about public relations (PR). PR activities can include things like creating social media posts and media releases, conducting interviews, and participating in online chats. By taking these steps, you can help build awareness for your book and increase sales.


How to avoid common mistakes when writing book reviews?


If you're itching to start writing book reviews, you're in the right place. In this guide, we'll teach you how to get started and avoid common mistakes.


Before you start writing, it's crucial to understand the importance of reviews. Reviews can help readers decide if a book is worth their time and money. Not only that, but they can also help authors sell more books.


When you write a review, make sure to focus on the positive aspects of the book. Avoid giving away spoilers, and be as concise as possible. Remember to focus on the author's message, not just the story.


Another thing to keep in mind is branding. When you write a review that reflects positively on the author, it can help them sell more books. Make sure your reviews are well-written and accurate, and they'll help improve the author's brand.


If all goes well, writing a good review should be easy. However, there are a few things you can do to avoid common mistakes. So read on for tips on how to get started writing great book reviews!





The importance of branding when writing book reviews


When writing book reviews, it is important to be mindful of the impression you are making on potential readers. This is especially important when branding your review, as this can help build your credibility as a critic. 


By branding your review, you can create a more cohesive and professional image. Additionally, by being aware of the impact your branding might have on sales, you can ensure that your reviews are helpful to readers, without negatively impacting their buying decisions.


How to write a strong opening for a book review


A strong opening for a book review is important for several reasons. It needs to be catchy and interesting, provide a hook that will catch the reader’s attention, and set the tone for the review. There are a few things you can do to ensure that your opening meets these criteria.


First, make sure that your opening sentence is intriguing. If it doesn’t grab the reader right away, they may not bother reading on. Try to come up with an opener that is unexpected, creative, or humorous. It should leave the reader wondering what you’re going to say next.


Second, strive for brevity when writing an opening for a book review. The more words you need to explain your opinion, the less likely the reader is to listen. Keep your sentence structure simple and to the point.


Third, remember tohookthereader with your first paragraph. Start off by setting the scene and introducing your main characters. You don’t need to spend too much time on the plot synopsis or reviewing the plot points - those can be covered in later paragraphs.


Once you have a strong opening, maintain momentum throughout the review. Don’t let the reader stop reading halfway through to catch their breath - keep them engaged from start to finish. And finally, don’t forget to wrap things up nicely at the end. A good way to do this is by summarizing what you thought of the book and providing any final thoughts or recommendations.



The closing for a book review


As a book reviewer, it is important to end your booo review on a high note. You should summarize the book in a concise and organized way, and make sure that your thoughts on the book are clear. 


Always clarify your thoughts on the book for the reader, and make sure to be unbiased and objective. As you write your book reviews, be aware of your audience and what they may want to read. Remember to leave them wanting more!


Book reviews are an important part of the book-buying process. They can help you find books you might not have otherwise found, and they can help you judge the quality of a book. By following these tips, you can become a successful book reviewer.

Big Ad