Quote of The Day

“The power of dream makes everything possible to reach” (inspired by Honda Motto)

26 July 2018

Review Novel Why Secretary Kim - Jeong Gyeong Yun (Blogtour dan Giveaway)



Judul Buku : Why Secretary Kim
Pengarang : Jeong Gyeong Yun
Penerbit : Penerbit Haru
Penerjemah : Yacinta Louisa
Terbit : Cetakan kedua, Juli 2018
Tebal : 394 hlm.
ISBN : 978-602-51860-2-8


Blurb :


Lee Youngjun, pria narsistik serba bisa ini adalah Wakil Presiden Yuil Group, terkenal dengan ketampanannya.

Hidupnya berjalan tanpa rintangan berkat bantuan sekretaris pirbadi yang selalu siap siaga dan menyediakan kebutuhannya. Wanita cantik dengan penampilan dan kemampuan sempurna ini bernama Kim Miso. Dia sudah sembilan tahun bekerja sebagai sekretarisnya, meski wanita itu juga terkadang merangkap sebagai sopir pribadinya.

Namun, tiba-tiba Kim Miso mengundurkan diri. Saat ditanya alasannya, Miso bilang dia ingin mencari pasangan hidup.

Lee Youngjun tidak menerima alasan itu. Dia memberikan solusi yang brilian supaya wanita itu tidak mengundurkan diri, menawarkan diri menjadi suami Mim Miso.

Namun, apakah benar itu aasan Miso?
Atau, ada hal lain yang wanitu itu sembunyikan?



Resensi Buku :


Lee Youngjun, pria sempurna dibalik perusahaan Yuil Group, sangat keberatan ketika seorang sekretaris kesayangannya, yang telah menemaninya 9 tahun berniat mengundurkan diri. Kim Miso, atau Nona Kim, wakil Presiden Lee selalu memanggil sekretarisnya begitu.

Pria narsis ini merasa heran mengapa Kim Miso justru ingin berhenti bekerja dari perusahaan yang telah membawa perubahan besar dalam hidup wanita itu. 9 tahun yang lalu, Miso hanyalah gadis lugu yang tidak memiliki ijazah sertifikasi untuk menjadi kualifikasi sekretaris handal sebuah perusahaan bonafit. Apalagi diminta untuk menemani seorang petinggi perusahaan yang sangat sempurna baik fisik, ketampanan maupun kecerdasannya di segala bidang.

“Ketidakmampuan, dan ketidaktahuan akan ketidakmampuan itu adalah sebuah kesalahan.”(hlm. 15)

Lee Youngjun memiliki sisi narsistik tingkat tinggi, ia tak segan-segan memuji dirinya sendiri perihal kemampuannya mengurus perusahaan. Dulu awal bekerja, 2 tahun pertama penugasannya di luar negeri, Kim Miso sampai tertekan karena ia tidak bisa mengimbangi kesempurnaan bosnya. Namun, seiring berjalannya waktu, ia mau belajar bekerja keras demi masa depannya.

“Akal adalah kunci untuk melakukan banyak hal. Bahkan hambatan bahasa pun dapat saya tangani dengan baik.” (hlm. 23)

“Tidak, tidak. Aku tidak lelah. Aku sangat beruntung. Sejujurnya dengan usia dan latar belakangku, tidak mungkin aku diterima di perusahaan besar dan mendapat posisi yang tinggi. Meski pekerjaannya sulit, aku mendapat bayaran yang setimpal, dan karena bekerja bersama orang-orang yang hebat, aku bisa mengembangkan kemampuan diriku. Sebenarnya, aku masih elum mau berhenti bekerja.” (hlm. 38)

Namun kini, sebuah surat pengunduran diri singgah di meja Wakil Presiden Lee. Kim Miso bilang, ia hanya ingin berhenti dan menjalani hidup normal selayaknya orang lain. Ia telah banting tulang mengurus keluarganya yang memiliki hutang beratus juta hingga tak sempat untuk menjalani hidup sebagaimana orang lain.

“Tapi, kenapa kau memutuskan untuk berhenti?” 
“Aku terlalu sibuk. Selain itu, kalau tidak berhenti sekarang, aku selamanya tidak bisa berhenti bekerja.” (hlm. 38)

Bersama Wakil Presiden Lee, Miso mengalami banyak perubahan pesat dari gadis lugu yang tidak tahu apa-apa menjadi sekretaris handal perusahaan Yuil Group. Ia sangat cekatan mengurus keperluan Wakil Presiden Lee, mulai dari mengurus jadwal harian, negosiasi, hingga mengeksekusi sesuatu yang tidak disukai bosnya.

“Terkadang dalam kehidupan, kalau terus berlari tanpa berpikir, kita pasti ingin menghentikan langkah sejenak, melihat sejauh mana kita sudah berlari, dan melihat apa saja yang ada di sekeliling kita, kan? Rasanya seperti itu.” (hlm. 46)

Doktor Park Yungsik, teman Wakil Presiden Lee pun terheran mengapa Miso ingin berhenti dari pekerjaannya. Ia menyarankan Youngjun untuk melakukan negosiasi demi bisa mempertahankan sekretaris andalannya. Meskipun itu harus menurunkan ego Youngjun yang sangat narsistik itu.

Saat Miso mengatakan bahwa ia berencana mencari jodoh karena sudah masuk usia 29 tahun, Yongjun malah menawarinya menjadi kekasihnya. Youngjun yang narsis itu hanya ingin mempertahankan apa yang sudah ia miliki. Ia tak bisa membayangkan jika Miso hilang dari hidupnya, itu sebabnya ia pun mengajak wanita itu menikah.

Menikah dengan bosnya sendiri? Yang benar saja? xD Miso tidak percaya mengapa bosnya bisa menawarinya hal itu, hingga Miso berpikir hal lain. Akankah ia mencari sosok yang selama ini ia cari, sosok anak lelaki yang menemaninya ketika ia diculik saat kecil. Ia merindukan sosok itu, namun hatinya berada di persimpangan saat sebuah fakta mengejutkan ia temukan. Siapakah lelaki yang ia cari selama ini? Mengapa Miso bersikeras ingin berhenti bekerja? Bagaimana cara Youngjun mengambil hati Miso agar tetap bekerja bersamanya? Baca aja di novel Why Secretary Kim ini ya.




***

Novel Why Secretary Kim ini merupakan novel karya Jeong Gyeong Yun. Saat ini novel Why Secretary Kim sudah diadaptasi menjadi seri webtoon berbayar dan drama koreanya sedang on going. Minggu ini dramanya selesai lho. Jadi jangan sampai ketinggalan ceritanya ya. Novel ini terdiri dari dua seri, yang seri pertama menurut saya sangat mirip dengan dramanya, untuk yang kedua saya belum baca. Kamu bisa segera mengoleksinya. ;)

Detail kisah dalam novel Why Secretary KIm akan bikin kamu makin related dengan kisah sang Boss dan sekretaris idaman ini. Saya jadi tahu ada berbagai alasan mengapa Miso melakukan hal tertentu, mengapa raut wajah tokoh B seperti itu. Alasan detail ini hanya sekilas terlihat di dramanya, jadi kalau kamu lihat dramanya aja, kamu bakal ngira kalau ekspresi itu nggak terlalu bermakna, padahal sesungguhnya hal itu mengandung clue untuk kisah hidup Miso dan Youngjun.

Menurut saya, ada banyak hal yang bisa dipelajari dari cara kerja Youngjun dan Kim Miso. Sebagai dua orang yang bekerja keras di sebuah perusahaan besar, attitude dan dedikasi keduanya sangat membuat saya penasaran bagaimana jika di kehidupan nyata benar-benar ada orang seperti ini. Apakah sekretaris sempurna yang membuat bossnya tampak sempurna, ataukah sebaliknya?

Miso ingin mengimbangi Youngjun dengan berbagai keahlian. Itu sebabnya ia bekerja keras meskipun harus membuat hatinya setegar batu karang menghadapi boss yang sangat mencintai kesempurnaan ini. Bayangkan jika kamu yang berada di posisi Miso, pasti udah makan ati dan pengin resign.  Wekeke.

Di novel ini juga, banyak keunikan yang terjadi. Tokoh pendukungnya bikin saya ketawa ngakak karena kekonyolannya. Misal Doktor Park yang merupakan teman lama Youngjun, dia suka ngasih nasihat yang realistis, tapi dirinya sendiri juga lagi galau. Haha. Jadi gimana dong ya. :P

Tokoh lain yang saya suka di novel ini adalah Ibu Youngjun dan kakak Miso. Kalau dipikir-pikir, setiap tokoh punya keunikan sendiri, karakternya kuat dan membuat kisah di Novel Why Secretary Kim sangat membekas di hati. Jadi kamu wajib baca novelnya deh. ;)



Nah, ada beberapa quotes yang saya suka dari novel ini.

“Sebenarnya, apa itu pernikahan? Proses benih-benih perasaan ditaburkan, kemudian disirami dengan perhatian.” (hlm. 90) 
“Kau tidak tahu bahwa yang paling berharga di dunia ini adalah dirimu sendiri.” (hlm. 97) 
“Kalau kemiskinan masuk melalui sela-sela jendela, cinta langsung pergi secepat kilat melalui pintu utama.” (hlm. 145) 
“Hanya orang-orang yang benar-benar mencintai diri mereka sendiri yang bisa menjadi yang terbaik.”(hlm. 148) 
“Diam lebih menakutkan daripada berkomentar buruk” (hlm. 152) 
“Jangan menunjukkan wajah bingung dengan sangat jelas di hadapan orang lain. Orang yang ada di depanmu kan jadi tidak nyaman melihatnya.” (hlm. 167) 
“Meski Big Baang sudah mati dan pergi dari dunia ini, sampai sekarang di halaman rumahku pasti akan ada permen yang waktu itu dia kubur, kan? Aku pikir kenangan adalah hal yang seperti itu. Meski sudah mengubur sesuatu dalam-dalam dan mencoba mengabaikannya, sebuah fakta tidak akan menghilang begitu saja.” (hlm. 177)


GIVEAWAY TIME



Penerbit Haru sudah menyiapkan novel Absolute Justice dan novel Why Secretary Kim untuk kamu yang beruntung. Blogtour diselenggarakan mulai tanggal 21-26 Juli 2018. Giveaway akan diadakan di akhir rangkaian blogtour di facebook Penerbit Haru pada tanggal 28 Juli 2018.

Untuk giveaway ini, kamu diminta menuliskan salah satu quote favorit yang telah dituliskan oleh semua host blogtour di facebook Penerbit Haru. Gampang banget kan? Jangan lupa untuk follow Instagram, Twitter dan like page facebook dari @PenerbitHaru. Nah, yuk mampir ke blog host yang lainnya ya! ;)

5 comments:

  1. La, quote yang ini “Kau tidak tahu bahwa yang paling berharga di dunia ini adalah dirimu sendiri.” (hlm. 97) kereeen yaah.

    biar kita lebih menghargai diri kita sendiri, biar gimana pun yang tahu diri kita sendiri ya kita nya juga kan ya? :)

    ReplyDelete
  2. Booming novel ini tuh mempengaruhi banget, bikin kepo. Apalagi ada serial tivi-nya juga. Tapi belum sempet aja mau intip-intip :(

    ReplyDelete
  3. Kau tidak tahu bahwa yang paling berharga di dunia ini adalah dirimu sendiri.

    ReplyDelete
  4. Diam lebih menakutkan daripada berkomentar buruk

    ReplyDelete
  5. “Meski Big Baang sudah mati dan pergi dari dunia ini, sampai sekarang di halaman rumahku pasti akan ada permen yang waktu itu dia kubur, kan? Aku pikir kenangan adalah hal yang seperti itu. Meski sudah mengubur sesuatu dalam-dalam dan mencoba mengabaikannya, sebuah fakta tidak akan menghilang begitu saja.” (hlm. 177) pas banget

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. ^_^