9 June 2021

[Resensi Buku] Naura & Genk Juara - The Adventure Begins : Petualangan Menggagalkan Pencurian Satwa Langka

 

Buku anak Naura & Genk Juara


Judul Buku : Naura & Genk Juara - The Adventure Begins

Pengarang : Veronica Widyastuti

Illustrasi : Rendy Al Azhar

Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)

Terbit : Cetakan kedua, Januari 2018

Tebal : 110 halaman

ISBN : 978-602-424-719-5

Rating : 4/5 bintang

Harga : Rp 128.000

 

Sinopsis Buku Naura & Genk Juara – The Adventure Begins

Naura, Okky, dan Bimo terpilih mewakili sekolahnya untuk bersaing dalam kompetisi sains di acara Kemah Kreatif yang berlangsung di kawasan hutan tropis Situ Guung. Petualangan ini mempertemukan mereka dengan Kipli, seorang rager cilik yang sedang menggagalkan usaha Trio Licik, sindikat perdagangan hewan liar.

 

Tipu daya Trio Licik akhirnya menyeret Naura, Okky, Bimo, dan Kipli ke dalam aksi petualangan mendebarkan. Persahabatan, dan kesempatan menjadi juara lomba sains sedang dipertaruhkan.

 

Resensi Buku Naura & Genk Juara – The Adventure Begins :

Naura, Okky, dan Bimo masuk ke dalam satu tim untuk berkompetisi di ajang Kemah Kreatif. Mereka menjadi perwakilan SD Angkasa dalam perlombaan sains tersebut. Beberapa penemuan hebat yang mereka kreasikan akan menjadi kunci untuk memenangkan pertandingan kali ini.

Lomba Kemah Kreatif akan diadakan di Taman Nasional Gede Pangrango. Tempat camping ini masih berupa hutan dengan luas seratusan hektar. Banyak sekali hewan langka yang dilindungi di Taman Nasional Gede Pangrango, terutama hewan-hewan khas hutan hujan tropis.

Apa saja spesies hewan langka di Taman Nasional Gede Pangrango? Ada berbagai macam hewan langka antara lain : spesies kucing hutan, trenggiling, landak, kijang, monyet ekor panjang, lutung yang bisa ditemui di Situ Gunung. Selain itu, ada elang bondol, alap-alap, cekakak merah yang masih bisa ditemui di habitat aslinya.

Meskipun papa Naura sedikit khawatir anaknya akan tersesat dan diterkam hewan buas di hutan, namun akhirnya Naura diperbolehkan untuk ikut serta dalam Kemah Kreatif itu. Apalagi tujuannya ikut kemah adalah untuk menjadi perwakilan sekolah dalam lomba bergengsi ini.

 

“Dengan tekat yang kuat... semesta pasti didapat!” (hlm. 15)

 

Saat sedang perjalanan di bus menuju tempat perkemahan, Naura membaca berita mengejutkan. Headline itu menyebutkan Trio Licik, trio penjahat ternyata masih berkeliaran untuk mencuri satwa langka yang dilindungi di Sumatera. Kini para penjahat itu masuk ke dalam perburuan polisi.

Di Kemah Kreatif, Naura segera berbaur dengan teman-teman lainnya. Dari pihak panitia mengenalkan beberapa nama yang akan memandu jalannya Kemah Kreatif itu, antara lain Bu Laras, Bu Tike kepala ranger taman nasional, Pak Marsono salah seorang ranger dewasa, Kipli si ranger anak-anak.

 

Saat pembukaan acara, Naura mengajukan diri untuk membacakan Janji Kemah Kreatif yaitu berjanji untuk menjaga alam yang dicintainya.

 

Di sisi lain, ada pula Jalu, Jali, dan Jawil, anggota komplotan penjahat yang disebut dengan nama Trio Licik kini sedang menyiapkan aksi untuk melakukan kejahatan berikutnya : pencurian satwa Taman Nasional Gunung Pangrango!

 

Di Rumah Karantina, Jalu, Jali, dan Jawil pun mulai aksinya untuk menangkap satwa-satwa langka itu. Mereka memasukkannya ke dalam mobil yang sudah disiapkan. Namun naas, Naura, Bimo, dan Okky yang sedang mengejar Cepot, monyet milik Kipli, masuk ke rumah karantina itu yang kini sudah kosong. Mereka baru sadar hewan-hewan langka yang dirawat telah lenyap!

 

Cepot yang mendengar suara monyet lain segera mengejar mobil yang membawa satwa langka hasil curian. Di saat itulah Naura terpikir untuk kembali ke Kemah Kreatif dan tak mau ikut campur urusan pencurian satwa langka.

 

“Engga usah ikut-ikut. Kita harus balik ke kamp. Kita ke sini untuk kompetisi sains. Untuk juara.” (hlm. 57)

 

Hingga kemudian, Kipli mengingatkan Naura cs bahwa percuma jika mereka cerdas tapi tidak digunakan untuk melindungi hewan langka.

 

“Hebat ya, kalian! Bisanya cuma mikir diri sendiri. Apa gunanya kepintaran, kalau kalian diam saja melihat alam dirusak, satwa diculik? Niat kalian cuma pamer piala. Kalian bukan juara sejati!” (Hlm. 60)

 

Sejak itulah mereka berempat saing bahu membahu untuk menggagalkan pencurian satwa langka. Dapatkah mereka berhasil melakukannya?

Simak cerita lengkapnya di buku Naura & Genk Juara ya! ;)

 

***

Menurut Saya :

 

Buku anak berjudul Naura & Genk Juara : The Adventure Begins ini mengisahkan petualangan Naura dan teman-temannya saat akan menggagalkan pencurian satwa langka di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Kisah di buku anak ini berjumlah 18 bab yang memuat kisah seru Naura cs dalam menghadapi Trio Licik yang berusaha mencuri para satwa langka itu. Kisah ini adalah hasil adaptasi skenario film Naura & Genk Juara karya Asaf Antariksa dan Bagus Bramanti yang ditulis ulang oleh Veronika Widyastuti.

 

Buku Naura & Genk Juara ini ditulis dengan bagus dan detail. Selain itu, novel anak ini juga disertai dengan ilustrasi di setiap bab. Ilustrasi ini memudahkan pembaca anak untuk tahu alur ceritanya. Meskipun pembaca belum menonton filmnya pun, kisah Naura di buku ini menggambarkan keseruan yang terjadi di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

 

Novel anak Naura & Genk Juara - Veronica Widyastuti

Yang saya agak sayangkan adalah tempo alur ceritanya sedikit lambat, jadi buat saya sedikit membosankan di beberapa bagian bab. Ya, meskipun hal ini terbantu saat mendekati bab akhir mulai sedikit lebih menyenangkan dan menegangkan yaitu saat Naura memikirkan cara untuk mengejar Trio Licik dengan meggunakan alat-alat yang tersedia yaitu Drone Bimo, Pelacak GPS Naura, percobaan sains water canon, dsb.. Selain itu kejadian ini juga menunjukkan kepemimpinan Naura memang sangat bagus. Hal ini membuktikan bahwa Naura memang berbakat menjadi pemimpin, meskipun dia seorang anak perempuan.

 

Buku Naura & Genk Juara ini juga menunjukkan keindahan alam di taman nasional. Jadi, bisa membuat anak-anak makin cinta dengan alam, selain itu juga berusaha menjadi anak yang lebih baik dengan menjaga alam dan lingkungannya. Oh iya, anak-anak juga jadi tahu bahwa ternyata ada ya kegiatan sejenis Kemah Kreatif ini yang dapat mengakomodasi keingintahuan mereka tentang ilmu sains dan dunia kreatif. Seru deh!

 

Saya rasa keunikan buku ini ada di kisahnya yang seru dan menegangkan khas cerita-cerita petualangan anak. Apalagi di Indonesia jarang ada buku anak yang membahas dengan detail sains dan kaitannya dengan perlindungan alam.

 

Dengan membaca novel anak ini, pembaca akan mendapatkan berbagai macam pengetahuan dan pengalaman yang tak terlupakan. Minusnya di beberapa part sih, seperti Trio Licik yang menurut saya terkesan sangat jorok, kasar, dan sangat ugal-ugalan pas bawa mobil. Well ya, namanya juga penjahat ya. Tapi nama mereka lucu dan mudah diingat, hehe.

 

Overall, 4 bintang untuk novel anak Naura & Genk Juara ini! Selamat membaca ya!


Buku ini masuk dalam list Children's Literature Reading Project

No comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. ^_^