Quote of The Day

“The power of dream makes everything possible to reach” (inspired by Honda Motto)

22 October 2014

Resensi Buku : 2 States by Chetan Bhagat


Judul Buku : 2 States
Penulis : Chetan Bhagat
Penerjemah : Marcalais Fransisca
Penerbit : Bentang Pustaka
Tebal : 482 halm.
Terbit : Oktober 2013
ISBN : 978-602-7888-78-4

Pernikahan seharusnya terjadi dengan sederhana: pria mencintai wanita, demikian pula sebaliknya. Mereka lalu menikah.

Di India, masalahnya tidak sesederhana itu: pria dan wanita saling mencintai. Keluarga wanita harus menyukai si pria dan keluarganya. Keluarga pria harus pula menyukai si wanita dan keluarganya. Jika setelah itu si pria dan si wanita masih saling mencintai, barulah mereka menikah.

Krish dan Ananya berasal dari dua tradisi berbeda di India. Mereka saling mencintai dan ingin menikah. Tentu saja keluarga mereka tidak setuju. Memberontak dan melawan itu mudah, tetapi meyakinkan orangtua masing-masing jauh lebih sulit. Berhasilkah mereka melanjutkan kisah cinta mereka menjadi pernikahan?

Dari penulis novel berbahasa Inggris terlaris sepanjang sejarah India, 2 States merupakan sebuah kisah jenaka mengenai pernikahan antarbudaya pada era India modern.

***
Nama Chetan Bhagat awalnya saya tahu saat direkomendasikan oleh seorang teman. Menurutnya, buku Chetan bagus dan sangat ia rekomendasikan. Selain karena ada bukunya yang pernah difilmkan yaitu 3 Idiots, juga buku lainnya memang terjual laris di negara asalnya. Baru ada dua buku yang diterjemahkan di Indonesia lewat Penerbit Bentang Pustaka yaitu 2 States dan Revolution 2020.

Novel yang beraroma India ini kental dengan budaya India baik yang modern maupun tradisional. Setiap sudut babnya memotret sisi-sisi India yang seringkali kita temukan di film India. Bedanya, novel ini mengangkat sisi lain sebuah realitas. Ini berdasarkan kisah nyata penulisnya, yang merasakan sendiri gegar budaya ketika budaya dari dua negara bagian menjadi sebuah penghalang paling besar yang ia rasakan saat ingin melamar dan menikahi perempuan pujaannya. Adalah Krish dan Ananya adalah dua mahasiswa IIMA. Krish keturunan Punjabi dari India Utara, seorang yang terbiasa modern dan memiliki klan ternama. Ananya berasal dari sebuah kota kecil di India Selatan bernama Chennai.

Bagi Krish, jatuh cinta dengan gadis dari Chennai ini butuh perjuangan besar. Untuk menaklukkan hati keluarga Ananya, ia sampai harus mengambil hati ayah Ananya dengan membantu pekerjaan di kantor, membantu Manju, adik Ananya untuk mempersiapkan ujian IIT, juga meluluhkan hati ibu Ananya yang terlanjur sakit hati saat berselisih paham dengan ibunya. Terbayang seperti apa kegelisahan Krish?

Di sisi lain, Krish juga harus menerima kesalahan yang dibebankan padanya perihal investasi yang disarankan bosnya di Citibank, Bala. Bala yang membuat prediksi investasi berantakan, akhirnya menyuruh Krish untuk mengaku membuat penawaran pada investor yang ternyata seorang ibu-ibu. Bagi Krish, kesalahan ini makin bertumpuk dengan masalahnya di rumah. Ibunya tak menginginkan Krish menikah dengan Ananya, sehingga menjodohkannya dengan gadis Punjabi yang lebih kaya dan terpandang. Masalah dengan ayahnya pun mengerucut membuat Krish seperti terlempar ke tumpukan kesalahan-kesalahan yang dibuatnya. Dapatkan ia menyelesaikan masalahnya satu per satu?

Untuk penyuka drama-drama film romantis India, buku ini memang menyuguhkan drama yang sama memikat layaknya film. Meski penuh dengan drama, tapi menurut saya porsinya pas, apalagi Chetan menulis banyak motivasi yang aplikatif untuk memberikan jawaban atas setiap masalah yang muncul. Yang paling berkesan menurut saya adalah scene saat Krish berproses untuk menyelesaikan masalahnya dengan sang ayah. Buat saya ini keren, apalagi ada kalimat begini, “Dan, berserahlah kepada Tuhan. Kau tidak mengendalikan apa pun atau siapa pun.” (hlm. 297

Overall, 4 bintang untuk novel ini. Saya jadi penasaran dengan novelnya yang lain. Semoga segera bisa membeli dan membacanya. :D

2 comments:

  1. Keliatannya drama India lagi musim lagi yah kak sekarang :)
    Awal liat covernya kurang tertarik, tapi baca sinopsisnya jadi penasaran juga sama isinya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, iya, Ran. Kalo Rani pernah nonton film 3 idiots pasti suka sama buku ini juga, karena pengarangnya sama. Banyak adegan yang lucu juga selain romantis :D

      Delete

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. ^_^