Quote of The Day

“The power of dream makes everything possible to reach” (inspired by Honda Motto)

7 October 2013

Resensi Sederhana tapi Dahsyat-Mustofa Romdloni

Biodata Buku : 
Judul: : SEDERHANA TAPI DAHSYAT: Langkah  Sederhana yang Akan Membuat Anda  Menjadi Milyarder
Pengarang : Mustofa Romdloni 
Penerbit : Kreasi Kata 
Terbit : Juni 2013 
Genre : Motivasi / Bisnis 
ISBN - 13 : 978-602-97066-4-2 
Jumlah halaman : 190 halaman 
Harga : Rp. 39.500,- 

Sinopsis :
 
Bagi Anda yang ingin membangun bisnis, namun belum memiliki keberanian, buku ini akan memberanikan Anda dengan memandu langkah guna mewujudkam impian Anda. 
Bagi Anda yang pernah gagal membangun bisnis, buku ini akan memandu Anda untuk mengevaluasi sekaligus menciptakan resolusi dengan hasil yang dahsyat. 
Buku ini memberi panduan sederhana disertai contoh-contoh para pengusaha bertaraf internasional yang mulai berbisnis dari usaha yang sangat sederhana, bahkan “kurang bermutu”, namun menghasilkan keuntungan yang berlipat dan DAHSYAT !! 
“Buku yang luar biasa. Dapat membuka wawasan kita untuk menjadi Great Entrepreneur. BUKU INI WAJIB DIBACA!“ 
— Hendy Setiono (President Director Baba Rafi Enterprise) 
“Menggugah semangat generasi muda untuk berkarya melalui profesi sebagai pengusaha.” 
— H. Mustakim, SE (Ketua DPRD Kabupaten Bekasi) 
Resensi : 
Buku “Sederhana tapi Dahsyat” ini saya dapatkan dari penerbitnya langsung yaitu StudioKataBooks dengan lini Kreasikata. Buku bertema motivasi bisnis sudah sering saya baca, tapi yang satu ini jujur, membuat saya bertanya-tanya mengapa baru sekarang buku ini hadir? Mungkin karena saat saya sedang ada di posisi sebagai pemula di bidang bisnis, saya tidak memperkaya diri dengan membaca atau menggali ilmunya. Tapi saya memilih langsung terjun di bisnis yang saya ingin tekuni.

Membaca buku yang mungil ini, mengingatkan saya bahwa ada hal yang lebih penting dari sekadar uang ketika kita mulai berbisnis. Apa saja yang harus dipersiapkan? Yaitu 3D. Ide, pede dan mimpi gede. Ketika ide sudah ada, kita tinggal mengeksekusinya menjadi mimpi gede dengan rasa pede. Berawal dari ide yang kecil, seperti ide penulisan buku ini, sederhana memang, tapi dahsyat isinya. Saya merasakan apa yang penulis rasakan. Jatuh bangun membangun bisnis yang tentu bagi pemula tidak mudah. Apalagi jika tidak ada turunan pedagang, maka akan melihat siapa sebagai role modelnya? Saya jadi paham bahwa mentor di bisnis itu kunci sukses selain kita belajar sendiri. Kita pun tak perlu berbisnis dengan modal sendiri, bisa dengan memanfaatkan sistem kemitraan dengan bagi hasil yang sesuai dengan kesepakatan. Kesepakatan yang harus dibuat di awal memudahkan kita untuk mencapai target. Kita pun lebih mudah menjadi ahli di bisnis jika apa yang kita kerjakan adalah apa yang kita kuasai.

Ada beberapa “langkah sederhana” dari buku ini yang saya suka seperti :
“Jika kita memiliki kekurangan, carilah mitra yang bisa melengkapinya.”(halm 68)
“Temukan anggota tim yang kuat, delegasikan pekerjaan, bangun kerjasama segenap anggota tim dan tingkatkan kemampuan tim.” (halm 151)
“Buatlah sistem sehingga sistemlah yang menjalankan bisnis dan biarkan orang-orang yang menjalankan sistem.” (halm 184)

Setau saya, ketika bisnis sudah mulai membesar kita akan kewalahan untuk membangun kredibilitas kerja jika tanpa sistem yang dibangun dari awal. Karena, ketika permintaan pasar membludak dan kita harus menduplikasi pekerjaan dengan aneka rupa manusia di dalamnya, tentu membutuhkan kesiapan dari atasan untuk memberi mandat agar sistem berjalan sama. Misalnya saja soal rasa masakan, apa akan sama saja rasa masakannya jika ada 20 outlet dengan 200 karyawan? Sistem dibutuhkan untuk merapikan hal-hal tersebut. Nah, apalagi ya strategi bisnis yang ditawarkan oleh pak Mustofa di buku ini? Silahkan baca lebih detail di bukunya ya. ;)

Keunggulan buku ini ada pada quote “langkah sederhana” yang menjadi point penting sehingga kita bisa fokus pada bisnis yang dijalani. Bahasanya yang mengalir dan mudah dipahami karena memang sesuai dengan kondisi real yang dialami penulis berdasarkan pengalaman pribadi.

Kekurangannya : tak ada tabel-tabel rincian tugas apa yang harus kita kerjakan, bukan hanya sekadar point. Mungkin jika ada tabel tugas untuk pembaca yang ingin melakukan perbaikan di bisnisnya, akan lebih bagus lagi. Jadi, bisa menggunakan tabel yang ada di buku untuk mengevaluasi strategi bisnis yang dijalankan.

Anyway, sukses untuk Pak Mustofa. Terimakasih atas inspirasinya di buku ini, Pak. Semoga makin banyak pengusaha yang lahir di negeri ini. :)

4 comments:

  1. aku slalu tertarik deh sama buku2 yg membangun seperti ini. semakin banyak orang yg bercita-cita jadi pengusaha itu lebih bagus karena pasti akan banyak bermunculan lapangan pekerjaan baru kedepannya. mindset kita perlu dirubah untuk membuat lapangan kerjaan bukan cuman menjadi pencari kerja

    ReplyDelete
  2. woa buku motivasi..
    punyaki kebanyakan yang islami :D

    ReplyDelete
  3. Buku motivasi memang ciamik membuat diri ini berubah

    ReplyDelete
  4. Gue udah butuh buku ini belum ya? *sok banget*

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. ^_^