Quote of The Day

“The power of dream makes everything possible to reach” (inspired by Honda Motto)

13 April 2015

[Resensi Buku] Membela Teman - Enid Blyton

Judul : Membela Teman (Sapta Siaga #14)
Pengarang : Enid Blyton
Penerbit : Gramedia
Terbit : Cetakan kelima, Mei 2012
Tebal : 144 hlm.
ISBN : 978-979-22-7878-1
Rating : 3/5


Kali ini Sapta Siaga ingin menolong Mr. Tolly. Atas permintaan Bob Smith, teman sekelas Jack yang baik hati. Anak itu mengatakan bahwa seorang pengurus kuda bernama Mr. Tolly sedang mengalami masalah. Kuda yang ia urus sakit karena tergelincir saat membawa beban berat. Kakinya cedera sehingga tidak bisa menjalankan tugasnya sebagai kuda peternakan. Tapi pemilik Brownie, si kuda yang cedera itu, tidak mau membayar biaya perawatan kuda tersebut.

Sapta Siaga ingin membantu membayar biaya pengobatan Brownie yang harus dilunasi Mr. Tolly. Jika tidak, Brownie akan ditembak oleh pemiliknya karena dianggap sudah tidak berguna. Demi menjalankan misinya, Sapta Siaga merekrut Bob sebagai anggota tidak tetap. Dapatkah mereka membantu Mr. Tolly dan Brownie?

***

          Seri ke-14 Sapta Siaga ini bisa dibilang sangat fun. Seperti judul aslinya yaitu Fun For The Secret Seven, buku ini berisi pengalaman menyenangkan yang dialami oleh Sapta Siaga. Mereka membantu Mr. Tolly dan Brownie untuk menyelesaikan masalah. Mulai dari menghubungi dokter untuk menanyakan tagihan biaya, mencari tambahan pekerjaan untuk Mr. Tolly agar dapat uang untuk menebus Brownie, hingga mencarikan tempat tinggal sementara untuk Brownie. Di seri ini pula Sapta Siaga menggunakan kata sandi yang sudah dikenal: Skippy! Setiap kali kata sandi itu disebut, Skippy langsung menggonggong kegirangan. Ia bangga karena Sapta Siaga mau menggunakan namanya untuk kata sandi mereka.

Di seri ini dimunculkan lagi usulan tentang anggota tidak tetap. Dulu saat Jack tidak bisa menjadi anggota karena dilarang orangtuanya, ia pun digantikan oleh Skippy. Namun kali ini anggota tidak tetap itu membuat jumlah Sapta Siaga bertambah satu. Namun itu tak jadi masalah karena yang terpenting Bob Smith bisa membantu Sapta Siaga menyelesaikan kasus itu. Saya juga senang dengan sikap ayah Peter yang seimbang dalam berbuat baik. Karena ia mau memberi tempat untuk Brownie. Selain itu Mr. Tolly bisa mencicil pembayaran untuk Brownie lewat kerja sambilan di peternakan ayah Peter. Artinya anak-anak belajar untuk mendapatkan sesuatu dengan kerja keras, bukan dengan dimanja. Dan satu lagi, saya masih penasaran dengan si dokter yang di awal dikira galak. Sayang dia jarang muncul.

           Misteri yang menegangkan baru hadir di halaman 117. Saat ada pencuri yang masuk ke dalam kandang kuda milik ayah Peter. Jadi bisa dibilang tiga per empat kisah ini sangat fun, dan tidak membuat adrenalin terpacu. :p Untuk yang ingin tahu bagaimana cara merawat kuda, di seri ini lumayan banyak penjelasan tentang kuda. Oiya, saya kurang suka dengan cara bercanda Janet yang bilang ingin menusukkan peniti jika Peter tidak juga bangun pagi. Rasanya terlalu berlebihan dan sadis. Mengapa Enid membuat adegan ini ya? Padahal dari awal sudah sangat bagus ceritanya. Malah dirusak dengan adegan tersebut. Jadi, 3 bintang untuk ceritanya.

No comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. ^_^