Quote of The Day

“The power of dream makes everything possible to reach” (inspired by Honda Motto)

3 October 2013

Resensi Pelari Cilik- Shabrina WS

Resensi Pelari Cilik- Shabrina WS.

Biodata Buku : 

Penulis               :  Shabrina WS.
Penerbit             :  Bestari Kids
Tahun Terbit    :  Maret 2010
Halaman            :  124
ISBN                  :  9789790630994
Harga                 :  Rp 25.000


Resensi : 

Sriwasti ingin sekali melanjutkan sekolah ke SMP di kotanya. Tetapi ia juga tahu, bapak dan emaknya tak sanggup membiayai sekolahnya nanti. Dia harus mencari cara agar dapat tetap bersekolah tanpa membebani orang tuanya. Baginya selalu ada jalan asal mau berdoa dan berusaha.

Ketika mengetahui bahwa salah satu cara untuk mendapatkan beasiswa adalah dengan memenangkan lomba lari, Sri berusaha agar dapat mengikuti lomba itu. Padahal tidak semua murid bisa mengikutinya. Alasannya karena Sri sudah masuk kelas 6, sedangkan ujian sekolah tinggal beberapa bulan lagi. Semua siswa kelas 6 tidak diperbolehkan ikut lomba apapaun karena dikhawatirkan akan membuat tak bisa konsentrasi belajar. Lomba lari hanya dapat diikuti oleh murid kelas tiga sampai kelas lima.

Maka, untuk dapat meraih mimpinya ternyata Sri harus melewati berbagai cobaan. Menjelang lomba lari kakinya terluka hingga bengkak terkena patahan kayu. Sepatunya pun sudah butut dan bolong. Bahkan ada kabar yang membuatnya gelisah  yaitu karena tak ada beasiswa bagi pemenang lomba lari seperti yang dikatakan Isna sahabatnya.

Tentu saja kejadian-kejadian tersebut membuatnya cemas. Tetapi dari semua hal yang terjadi dia tahu banyak orang terdekatnya yang menyayangi dan mendukungnya. Mereka tetap akan menyayanginya apapun yang terjadi. Apakah Sri akan menyerah begitu saja? Apa yang akan dilakukannya untuk tetap dapat mewujudkan impiannya bersekolah di SMP favoritnya?.

Shabrina WS mengambil tema yang unik untuk novel anak ini. Saya acungi jempol untuk penulis karena membuat saya yakin bahwa usaha sekecil apapun akan membuahkan hasil jika kita percaya pada Tuhan. Tema tentang impian sering saya temui. Tapi kali ini saya dibuat takjub dengan dialog tokohnya dan juga karakternya yang melekat kuat. Sri dengan kegigihannya, keyakinannya akan impian dan doa, emak dengan kesabarannya, Pak Sigit guru olahraga dengan ke”tega”annya yang ingin Sri bersungguh-sungguh dengan impiannya meski harus seleksi lari dengan kaki bengkak. Saya merasakan aura bintang di diri Sri. Anak miskin pun bisa berprestasi jika mereka mau. Dan Sri membuktikan itu!

Kelemahan buku ini ada pada penggambaran tempat estafet lari yang kurang greget. Mungkin bisa diperkaya untuk settingnya agar pembaca bisa lebih merasakan setting tempat larinya. Over all, saya suka buku ini dan menanti sosok seperti Sri hadir lagi dalam wujud lain di buku-buku mba Shabrina. :)

Sinopsis buku :


“Terima kasih untuk Bapak dan Emak, guru-guruku, teman-teman, juga Pak Rt dan semua yang telah mendoakan dan percaya padaku, dan untuk Isna temanku yang telah memberiku sepatu ini. Terima kasih. Piala ini untuk mereka semua…” Begitulah kata-kata Sriwasti saat dirinya diwawancarai wartawan tv, pada saat menjadi pemenang lomba lari tingkat provinsi di Surabaya.

Pelari itu bernama Sriwasti. Keinginannya untuk melanjutkan sekolah membuatnya selalu bersemangat mencari cara untuk mendapatkan beasiswa. Meskipun ia hanya anak dari keluarga tak mampu, namun tak sedikit pun menyurutkan mimpinya. Dukungan keluarga juga sahabat terbaiknya Isna, berhasil membuatnya terus berprestasi pada lomba lari. 

 #31 Hari Berbagi Bacaan

4 comments:

  1. Ila, terima kasih sudah baca Sri dan membuat resensinya.
    Ngomong-ngomong, Pak Sigit itu memang benar-benar ada lho. Beliau guru olahragaku. :)
    Ohya, makasih juga masukannya. Itu setting larinya memang kurang.
    Masukan berharga untuk Sri Remaja :)

    ReplyDelete
  2. Novel anak memang harus memiliki pesan moral yang jelas ya La, supaya anak-anak yang membaca juga bisa langsung mengerti

    ReplyDelete
  3. mba shabrina : wah, beneran ada? aku kirain dia fiksi gitu, mba :D pantes karakternya kuat. makasih juga, mba. idenya unik ^^

    mba esti : iya, kalo novel anak yang dibidik pertama kali pesan apa yang akan disampaikan. bukunya bagus, mba. dapet penghargaan juga :D

    ReplyDelete
  4. ooo ini toh bukunya mba shabrina. bagi saya buku-buku seperti ini layak baca untuk anak-anak ketimbang buku anak yang menawarkan kisah fantasi

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. ^_^