Quote of The Day

“The power of dream makes everything possible to reach” (inspired by Honda Motto)

19 January 2014

Resensi Buku : Kata Sandinya : Botak (Kumcer Bobo Edisi 73)

kumcer bobo : Kata Sandinya : Botak
Judul : Kata Sandinya : Botak (Kumcer Bobo Edisi 73)
Penyusun : Pustaka Ola
Penerbit : PT Penerbitan Sarana Bobo
Terbit : November 2011
Tebal : 144 halm
Rating : 3/5

Resensi Buku : 

“Aku mau makan dengan daging ayam huhuhuhu…”
Arya lalu menangis keras. Angga mendesah. Bagaimana ini? Adiknya menangis, tidak mau dibujuk. Tidak ada daging ayam di rumah. Ibu belum pulang. Hujan deras. Rumah bocor. Ayah sudah tiada. Kaki kirinya timpang. Ah, ingin rasanya Angga ikut menangis. Namun, dikuatkannya hatinya. Ia harus kuat, demi ibu!

Tulisan yang saya tulis di atas adalah salah satu isi dari cerpen yang terkumpul dalam kumcer Bobo  edisi 73 ini. Cerpennya berjudul Telah Lahir Anak Hebat yang ditulis oleh Mudjibah Utami. Dalam cerpen ini, anak-anak akan diajak untuk mandiri dan menjadi kakak yang baik. Ternyata, kreatif dan percaya diri bisa tumbuh dalam diri Angga setelah menjadi seorang kakak lho.

Ada limabelas cerpen yang menghiasi kumcer Bobo kali ini. Kumcer Bobo memang memuat tulisan yang pernah dimuat di Majalah Bobo. Biasanya dijadikan buku agar jika ada pembaca yang hobi membaca cerpen, mudah untuk membaca cerpen Bobo edisi lama.

Btw, kumcer ini layak untuk dibaca bagi anak-anak usia sekolah dasar maupun orang tua. Karena terdapat pesan moral yang bagus untuk anak-anak, antara lain indahnya persahabatan, berbagi dengan teman, bekerja keras, mandiri, rajin belajar bahasa daerah, menjauhi prasangka dan petualangan.

Dalam cerpen Kata Sandinya : Botak, anak-anak bisa belajar berpetualang untuk memecahkan teka-teki dari sebuah kasus yang dialami temannya di sekolah. Ternyata anak yang mematahkan penggaris di tas Rahma adalah anak yang dipanggil Botak, padahal tak ada yang botak di antara ketiga anak yang dicurigai sebagai pelaku. Lalu, siapa ya yang mematahkan? Yuk baca sampai selesai di buku ini. ;)

Quote yang saya suka dari buku ini : 
"Upah yang kuterima ternyata sedikit. Tetapi aku bangga. Uang itu kudapat dengan susah payah, bukan mengemis." (halm 27) 
"Ternyata memberi itu menyenangkan. Hanya dengan memberi sebagian kecil yang kita miliki, bisa membuat orang lain bahagia. Dan melihat orang lain bahagia, membuat kita juga ikut bahagia." (halm 144)
ilustrasi dalam kumcer bobo
Secara isi, saya suka isinya, bahasanya sederhana dan mudah dicerna sesuai dengan usia anak yang menjadi sasaran kumcer ini. Covernya unik, menggunakan potongan kertas yang dibuat membentuk wajah orang dan burung. Hanya saja, layout di dalamnya ada yang kurang rata kanan kiri. Jadi mengurangi keasyikan membaca. Untuk ilustrasinya, mengingatkan saya pada ilustrasi di buku cetak zaman saya kecil dulu. :D Sayang, di dalam buku ini saya juga tidak menemukan ISBN-nya. Entah kenapa, atau memang kumcer Bobo tak ada ISBN-nya ya? 3 bintang dari saya untuk buku ini. ;)

2 comments:

  1. Udah pernah juga dulu beli kumcer bobo. Bisa belajar nulis cerita anak nih dari sini ya, La. Ini review terbaruku :D

    http://www.bukudanhidupku.blogspot.com/2014/01/da-conspiracau-romans-sejarah-berbalut.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, bahasa anak-anak lebih sederhana dan mudah dipahami, tapi buat nulis harus mikir tema yang sesuai sama anak-anak, bun. Hihi :D

      Delete

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. ^_^