Quote of The Day

“The power of dream makes everything possible to reach” (inspired by Honda Motto)

5 March 2015

[Resensi Buku] Komplotan Misterius - Enid Blyton

Judul : Komplotan Misterius (Sapta Siaga #6)
Pengarang : Enid Blyton
Penerbit : Gramedia
Terbit : Cetakan ketujuh, Mei 2012
Tebal : 136 hlm.
ISBN :978-979-22-7655-8

Ketika sedang menunggu ayah mereka, tiba-tiba mobil yang dinaiki Peter dan Janet dicuri orang! Mereka mendengar beberapa kata petunjuk seperti Restoran Sid dan Q8061. Mereka juga sempat melihat ciri-ciri kedua pencuri, yaitu yang seorang ujung jari tengahnya putus dan seorang lagi berambut cepak, seperti narapidana yang melarikan diri. Sapta Siaga berhadapan dengan komplotan yang berbahaya!

***

Sapta Siaga kali ini adalah seri ke-6 dari 15 judul yang diterbitkan Gramedia. Cukup banyak jebakan yang dilakukan penulis untuk mengecoh inti cerita, seperti saat di bengkel dikira ada penjahat yang akan mengadakan pertemuan. Ada juga seorang yang disangka penjahat ternyata adalah seseorang yang sungguh tidak disangka oleh Peter. Cluenya simpang siur.

Dari 18 bab yang disajikan penulis dalam buku ini, bab Restoran Sid, Gagasan Bagus dan Boneka Aneh yang paling membuat kepala saya pening. Pasalnya, ada halaman yang salah cetak di buku ke-6 dan ke-7. Jadi saya bolak-balik mencocokkan cerita dengan isi cluenya di hlm. 96. *tepok jidat* Boneka Aneh di buku ke-6 hampir mirip dengan di buku ke-7 karena sama-sama membahas tentang orang-orangan sawah. Untung buku ini saya beli satu set, jadi kekeliruannya bisa langsung dicek di seri berikutnya.

Di bagian Restoran Sid, saya sudah membayangkan kalau restoran itu cukup mewah. Tapi, gambaran itu terpatahkan di tengah cerita karena ternyata restorannya tidak seperti apa yang saya bayangkan di awal. Cara Sapta Siaga menemukan siapa orang yang ada dibalik tanda Q8061 juga keren, apalagi samaran anak-anak. Meski motif si penjahat melakukan kejahatan terlihat masih samar, namun di sini tetap ada campur tangan inspektur polisi untuk menyelesaikan kasus.

Porsi kemunculan Susie cukup banyak di bab awal dan membuat Panca Petualang jadi terlihat semakin nyata, bukan hanya sekadar tempelan saja untuk karakter antagonis. Keseruan juga terjadi di pondok Colin saat Sapta Siaga berencana main kembang api yang sayangnya justru menghanguskan pondok. Skippy sampai lari ketakutan. :P Overall, 4 bintang untuk keseruan di buku ini.

4 comments:

  1. Waah salah satu buku saya nih saat masih SD, diterbitkan lagi ya ternyata :)

    Eh BBI itu harus punya blog bku sendiri ya kayak ini, Ila. Terus, yang dapat buku dari penerbitnya diundi atau gimana? Kayaknya menarik ... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, udah masuk cetakan ketujuh, hehe.
      Iya, harus blog khusus buku kayak blog ini, bun. Biasanya ada penawaran buku dari penerbit, kalo peminatnya lebih dari 1, bakal diundi. Ayo ikutan bikin blog buku. :D

      Delete
  2. Sejenis detektif2 fan ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, seri detektif anak, Jiah. Dari penulis yang buku2nya laris sepanjang masa.

      Delete

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. ^_^