27 November 2020

[Resensi Buku Dongeng Anak] If I were Made of Gold - Arleen A

 

kumpulan dongeng imajinasi anak

Judul Buku : If I were Made of Gold – Jika Aku Terbuat Dari Emas

Pengarang : Arleen A

Ilustrator : Amanda Lucrecia

Penerbit : BIP

Terbit : Cetakan Pertama, 2018

Tebal : 20 halaman

Rating : 4/5 bintang

Genre : Kumpulan Dongeng Anak

Baca Ebook Buku Dongeng Anak di Gramedia Digital


Blurb Buku If I Were Made of Gold - Arleen A : 


Dunia imajinasi anak adalah tempat yang menakjubkan.

Kita bisa bertemu siapa pun, membangun segala yang kita inginkan, dan menghidupkan apa pun juga! Asyik, kan?

Buku ini berisi cerita imajinatif anak yang lucu, aneh, seru, namun begitu mengagumkan.

Siapa pun kita, di mana pun kita berada, dan tidak peduli berapa usia kita. Dunia imajinasi selalu terbuka untuk kita.



The world of imagination is a wonderful place to be.

Here, we can meet anyone, we can create anything, and everything can come alive at our command. Awesome, isn't it?

This book consists of funny, strange and exciting imaginative stories that will remind us that ...

no matter who we are, no matter where we are, and no matter how old we are ...

the world of imagination will always welcome us.


Resensi Buku If I Were Made of Gold - Arleen A :

 

Bagaimana jika seekor kura-kura terbuat dari emas, apa yang akan terjadi pada dirinya? Pertanyaan ini mengajak pembaca anak-anak untuk berimajinasi dengan sosok kura-kura emas. Seekor kura-kura kecil yang dimiliki seorang gadis kecil sedang tidak percaya diri. Ia tak seperti hewan peliharaan lainnya di rumah itu. Ia merasa minder karena hanya menjadi seekor kura-kura biasa.

 

“Unlike Miff, I can’t purr. Unlike Gruff, I can’t run. But my owner loves me very much.”

“Tidak seperti Miff, aku tidak dapat mengeong. Tidak seperti Gruff, aku tidak dapat berlari. Tetapi, pemilikku amat menyayangiku.”

 

Karena itu, ia ingin sekali menjadi kura-kura emas yang dimiliki gadis kecil itu agar ia bisa dibanggakan oleh pemiliknya. Namun, apakah itu benar? Bagaimana jika ada hal-hal yang ajaib akan terjadi padanya?

 

“If only I were made of gold… my owner would be so proud of me~ Then, she could wear me as a crown or as pendant.”

“Jika saja aku terbuat dari emas… pemilikku pasti akan begitu bangga padaku. Dia dapat mengenakanku sebagai mahkota, atau sebagai bandul kalung.”

 

“All her friends would look at me admiringly. And perhaps my owner become famous because of me.”

“Semua temannya akan memandangku kagum. Mungkin pemilikku akan menjadi terkenal karena diriku.”

 

Ya, tapi menjadi kebanggaan bukan hanya sebuah anugerah, tapi juga sebuah kekangan bagi kura-kura karena hidupnya tak akan sebebas dulu lagi. Ia akan disimpan di tempat yang aman dan tidak bisa bermain seperti dulu bersama teman-temannya. Lalu, bagaimana hidup kura-kura jika ia terbuat dari emas?

 

“But then… if were made of gold, I would probably have to live in a locked aquarium in a locked room.”

“Namun… Bila aku terbuat dari emas, mungkin aku harus tinggal di dalam akuarium bergembok di dalam ruangan yang terkunci.”

 

“Or  whenever we stay in a hotel during holidays, I would have to stay in the dark small safe deposit box.”

“Atau, bila kami sedang tinggal di hotel selama liburan, aku harus tinggal di dalam kotak brankas yang kecil dan gelap.”

 

Yeah, ada banyak hal yang tidak bisa terjadi jika kura-kura terbuat dari emas. Sama halnya ketika seseorang menyimpan emas dalam bentuk perhiasan, kura-kura pun bisa saja dijadikan hiasan, lalu akan menjadi target pencurian dan perampokan layaknya benda berharga lainnya. Ia bisa saja dimasukkan ke dalam kotak brankas dan dijaga oleh penjaga khusus. Benar-benar di luar dugaan ya.

 

Buku Kumpulan Dongeng  Dunia Anak karya Arleen A (pic : resensibukuseru.blogspot.com)


Lalu, bagaimana jika hal itu tidak terjadi? Apakah kura-kura akan tetap sedih karena ia tidak seimut dan seganteng hewan peliharaan lainnya? Tentu saja tidak ya. Menjadi hewan peliharaan yang sudah sesuai kodratnya itu sebuah anugerah juga. Setidaknya, kura-kura tak perlu merasakan kegelisahan dan kekhawatiran karena hidupnya terancam oleh bahaya setiap saat, bahkan bisa juga membahayakan pemiliknya. Nah, bagaimana jika kura-kura hanyalah seekor kura-kura biasa?

 

“Fortunately, I’m just an ordinary turtle. I’m neither cute nor handsome, but my master loves me very much. And that’s all that matters.”

“Untung aku hanyalah kura-kura biasa. Aku memang tidak imut dan tidak ganteng. Tetapi pemilikku menyayangiku, dan itu sudah cukup.”

 

Menjadi seekor kura-kura biasa pun tak apa, karena setiap hewan memiliki keistimewaaannya sendiri, tak bisa dibandingkan dengan hewan lainnya.

 

Kisah kura-kura yang berkhayal menjadi seekor kura-kura emas ini membuat saya berpikir, dunia imajinasi anak itu sangat menarik ya. Imajinasi yang dihasilkan anak-anak bisa membawa mereka menjelajah tempat dan situasi yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Itu sebabnya, dongeng sejenis ini akan membawa anak-anak merasakan pengalaman yang tak pernah mereka alami sebelumnya.

Dengan membayangkan sesuatu hal terjadi, “if I were made of gold”, anak-anak bisa membayangkan jika mereka berada di situasi tersebut, apa yang akan terjadi? Memiliki perhiasaan yang terbuat dari emas saja sangat memberatkan karena membuat kita jadi kepikiran dengan hal itu.


Bagaimana jika dicuri, bagaimana jika hilang, bagaimana jika dirampok?

 

Ya, pertanyaan ini bikin anak-anak akan berpikir ulang, kira-kira kalau punya benda yang berharga seperti kura-kura emas, bakalan diapain ya? Apa ditaruh di rumah seperti biasa, atau malah ditaruh di kotak brankas selamanya? Ya, nggak asyik dong ya. :P

Jika kura-kura terbuat dari emas, kura-kura bakalan nggak bisa diajak main seperti layaknya hewan peliharaan. Ia akan diam dan tidak bisa kemana-mana.

Meskipun di dunia nyata nggak ada kura-kura yang terbuat dari emas, kecuali kura-kura untuk perhiasan, namun dengan membayangkan hal itu, anak-anak jadi tahu rasanya punya benda yang berharga. “Oh gini ya rasanya.”

Selain itu, penulis juga mengajak anak-anak untuk berhati-hati dengan segala kemungkinan ketika kita memiliki sesuatu yang berharga. Ya, bisa hilang, diinginkan orang, bahkan dijadikan rebutan. Tapi, pertanyaannya, apakah hal itu menyenangkan?


kumpulan buku dongeng anak - if i were made of gold


Kesimpulan : 

Buku dongeng anak berjudul If I Were Made of Gold merupakan bagian dari buku Kumpulan Dongeng Dunia Anak (Imaginative Tales Collection) karya Arleen Amijaya. Buku ini ditulis dalam dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Selain itu, buku ini juga disertai dengan ilustrasi yang cantik dan menarik agar anak-anak senang saat membaca lembaran halaman demi halamannya. 

Anak-anak juga bisa belajar bahasa Inggris dari buku dongeng bilingual ini. Selain itu, orang tua bisa membacakan dongeng dari buku ini saat akan menjelang tidur. Jadi, bonding antara anak dan orang tua akan tercipta, dan anak juga belajar berimajinasi lewat dongeng yang dibacakan dengan penuh penghayatan. 

Di Gramedia Digital, buku ini dijual dalam bentuk satuan per cerita anak. Kamu juga bisa membacanya jika berlangganan Kids Full Package atau Premium Full Package. Sedangkan, untuk mendapatkan keseluruhan cerita dongeng ini (bukunya berisi 5 dongeng pilihan), kamu bisa beli buku fisiknya di toko buku favoritmu ya, baik online maupun offline

Buku Kumpulan Dongeng Dunia Anak ini membawa anak-anak pada sebuah pengalaman baru yang menakjubkan tanpa perlu mengalaminya sendiri. Anak-anak bisa belajar dari imajinasi yang diciptakan penulisnya. Dengan begitu, saat mereka dewasa, mereka akan tahu bagaimana harus bersikap jika memiliki benda berharga. Mengingat kadang kita teledor dan tidak menyimpan barang berharga dengan aman.

Well ya, buku dongeng anak berjudul “If I Were Made of Gold” karya Arleen A ini sangat asyik dinikmati dan bisa menjadi bahan bacaan yang seru di akhir pekanmu. Selamat membaca yaa! :D


No comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. ^_^