Quote of The Day

“The power of dream makes everything possible to reach” (inspired by Honda Motto)

16 June 2014

Resensi Buku Zulqarnain dan Tembok Cina


Judul Buku : Zulqarnain dan Tembok Cina : Menyingkap Misteri Benteng Yakjuj dan Makjuj yang disebutkan dalam Al Qur'an
Penulis         : Muhammad Raghib ath-Thabbakh
Penerbit       : Tinta Medina (Imprint Tiga Serangkai)
Terbit           : 2014
Tebal            : xviii + 286 halaman
ISBN            : 978-602-9211-99-3

Dia (Zulqarnain) berkata, “Apa yang telah dianugerahkan Tuhan kepadaku lebih baik (daripada imbalanmu), maka bantulah aku dengan kekuatan, agar aku dapat membuatkan dinding penghalang antara kamu dan mereka.” (QS al-Kahfi [18]: 95)

Mengingat kematian dan hari kiamat adalah salah satu cara membuat kita sadar bahwa hidup di dunia hanya sementara. Sekian tahun yang kita lewati di dunia tak ada apa-apanya dibandingkan yang kita akan rasakan di akhirat. Mengimani datangnya hari kiamat pun menjadi salah satu dari keenam rukun iman.

Salah satu tanda datangnya hari kiamat adalah kedatangan Yakjuj dan Makjuj, makhluk yang sangat berbahaya karena merusak dan menghancurkan apa pun yang ada di dunia. Peperangan yang dahsyat akan terjadi dan hari kiamat sudah di ambang pintu. (halm. xi) Kebenaran ini sudah tidak bisa disanggah lagi mengingat banyak tanda-tanda datangnya hari kiamat muncul saat ini telah memenuhi negeri. Kita sering lihat di media massa memberitakan maraknya hamil di luar nikah, perzinaan, lesbi, homo, dll yang membuat bergidik dan ngeri. Sungguh, tanda kedatangan hari akhir itu makin dekat manakala kita menilik lagi isi rumah kita, sudahkah kita mengingat kapan terakhir kali kita mengkaji al Qur’an lebih dalam?

Rasulullah pernah ditanya oleh kaumnya tentang Zulqarnain.
Allah berfirman, “Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Zulqarnain. Katakanlah, “Akan kubacakan kepadamu kisahnya.’ Sungguh, Kami telah memberi kedudukan kepadanya di bumi, dan Kami telah memberikan jalan kepadanya (untuk mencapai) segala sesuatu.” (Q.S. al-Kahfi [18]: 83-84).
Ya, ayat itu mengandung pertanyaan : siapa yang bertanya, siapakah Zulqarnain? Apakah kekuasaannya di muka bumi itu? Apakah yang dimaksud ia menempuh jalan? (hlm. 3)

Tentang siapa Zulqarnain masih menjadi perdebatan ahli tafsir dan sejarah Islam. Selama ini Zulqarnain dikaitkan dengan Iskandar dari Yunani, yang sama-sama menggunakan nama Zulqarnain. Bukan Iskandar dari Yunani yang dimaksud dalam al Qur’an. Zulqarnain sendiri artinya si pemilik dua tanduk. Ada sebuah riwayat yang mengatakan bahwa Zulqarnain hidup di masa Ibrahim, bertemu dengan Ibrahim saat beribadah di Mekkah. Ia seorang raja yang memiliki kekuasaan dari ujung timur hingga barat, kekuasaannya luas, dan menterinya adalah Nabi Khidir. Sayangnya, tentang riwayat hubungan antara Zulqarnain dan Khidir juga Ibrahim ini masih menjadi perdebatan kebenarannya.

Zulqarnain juga membangun tembok yang luas seperti yang dimaksud di ayat 83-84 Surat Al Kahfi itu. Dalam syair-syair Arab, diketahui, Zulqarnain adalah seorang raja dari arab, termasuk Raja Himyar bernama ash-Sha’b bin al-Harits karena penggunaan nama “Zu” yang merujuk pada penggunaan nama di Yaman. (halm. 74)

Zulqarnain melakukan banyak penaklukan di negeri-negeri yang ia datangi, menghancurkan, lalu membangun kembali kotanya. 

Allah berfirman, “Hingga ketika dia telah sampai ke tempat matahari terbenam, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan di sana ditemuannya suatu kaum (tidak beragama). Kami berfirman, “Wahai Zulqarnain, engkau boleh menghukum atau berbuat kebaikan (mengajak beriman) terhadap mereka”. Dia (Zulqarnain) berkata, “Barang siapa berbuat zalim, kami akan menghukumnya, lalu dia akan dikembalikan kepada Tuhannya, kemudian Tuhan mengazabnya dengan azab yang sangat keras. Ada pun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, maka dia mendapat (pahala) yang terbaik sebagai balasan, dan akan kami sampaikan kepadanya perintah kami yang mudah-mudah.” (Q.S. al-Kahfi [18]: 86-88)

Lalu, apa hubungannya Zulqarnain, Yajuj Makjuj dan Tembok Cina? Buku ini memuat kisah tentang penelusuran untuk mengetahui apa yang dilakukan Zulqarnain di China, sebuah daerah di mana dia diminta untuk membuat tembok untuk menghalangi kedatangan Yakjuj dan Makjuj. Tembok ini dibangun dengan besi dan tembaga, sehingga sulit ditembus. Jika ditilik dari riwayat sejarah, di Cina ada penduduk Barbar yang memiliki sifat perusak, seperti Yakjuj Makjuj.

Jalaluddin as-Suyuthi pada bab yang membicarakan kekhilafahan al-Musta’shim Billah, khalifah terakhir dinasti Abbasyiyah, mengatakan, “Bumi Tatar yang terletak di pinggiran Cina dihuni oleh penduduk barbar dari bangsa Mongolia yang dikenal dengan kejahatan dan pengkhianatannya. Mereka muncul karena wilayah Cina yang luas, yang perputarannya enam bulan, terdiri dari enak kerajaan  yang dikuasai seorang raja, yaitu al-Khan yang agung, yang bermukin di Tamgat. (halm. 194) Kelak, sejarah membuktikan ada kekacauan yang ditimbulkan oleh Jenghis-Khan, Hulako, dan Timur Lank yang pada akhirnya membinasakan kerajaan Islam seperti yang terjadi di Mesir dan Damaskus. (halm. 319)

“Hingga apabila (tembok) Yakjuj dan Makjuj dibukakan dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan (apabila) janji yang benar (hari berbangkit) telah dekat, maka tiba-tiba mata orang-orang kafir terbelalak. (Mereka berkata), “Alangkah celakanya kami! Kami benar-benar lengah tentang ini, bahkan kami benar-benar orang yang zalim.” (Q.S. al-Anbiya [21]:96-97)

Jadi, apakah tembok Cina adalah tembok yang dimaksud dalam surat Al Kahfi selama ini? Yang telah dibangun oleh Zulqarnain dengan kekuatannya yang dianugerahkan Allah? Wallahua’lam. Kita hanya harus meyakini bahwa kedatangan hari Kiamat akan semakin dekat, sehingga perlu menambah kadar keimanan kita agar semakin mendekat pada-Nya agar terhindar dari fitnah akhir zaman. 

        Di buku ini didetailkan tentang penafsiran dan riwayat-riwayat yang mengarah pada kesimpulan siapa Zulqarnain, sifat Yakjuj dan Makjuj, dan hubungannya dengan tembok Cina. Ditambah dengan detail foto tembok Cina dan keterangan gambar masing-masing bagian tembok yang membuat kisah tembok ini menjadi legenda. Akhir kata, buku ini bisa menjadi salah satu referensi untuk mengetahui sejarah Islam selama ini. 

12 comments:

  1. Aq juga ngeri ih kok akhir2 ini kaum LGBT propagandanya gencar sekali, padahal dalam agama mana pun jelas itu dosa besar kan?

    Semoga kita semua bisa terlepas dari siksa api neraka. Aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, gencar banget, mba. Ngeri efeknya pula. Kan itu kayak penyakit, menular ke mana-mana. Baik lewat media maupun lingkungan kita. :( Aamiin, semoga selalu dilindungi Allah.

      Delete
  2. Kak Ila, makasih ya tulisan resensinya

    ReplyDelete
  3. buka yang sangat menarik...semoga saja dengan buku ini..kita bisa lebih mengenal sosok Zulqarnain...dan selalu mempersiapkan diri menghadapi datangnya hari kiamat....
    keep happy blogging always...salam dari Makassar :-)

    ReplyDelete
  4. baca buku2/cerita tentang tema ini memang slalu menarik yah...

    ReplyDelete
  5. Selama ini aku berpikir bahwa Zulkarnaen dalam Al Quran adalah Alexander the Great. Oo ternyata bukan ya ...

    ReplyDelete
  6. yang pasti kita harus selalu waspada dan ingat Alloh, hingga kita tidak tergelincir di lembah nista

    ReplyDelete
  7. Sejak dulu saya penasaran, siapa ya yang disebut dengan Yakjuj dan makjuj ini? Di mana mereka sekarang?

    ReplyDelete
  8. Wah, resensi buku, nih. Pas banget buat yang perlu referensi buku buat dibaca waktu liburan gini, ya :) Btw, mengenai komentarmu di blogku, aku malah suka dengan chiropractic karena rasanya nyaman. Dari tahun 2008 sampai sekarang aku masih setia sama chiro ;) Cheers!

    ReplyDelete
  9. bagus ni ya mbak resensinya guna menambah ilmu pengetahuan tentang sejarah, terima kasih dah mau share. oya pendatang baru ni dan salam kenal ya!

    ReplyDelete
  10. resensinya sangat bagus sekali nih mba..
    jadi tambah tahuuu deh tentang sejarah ^_^

    ReplyDelete
  11. Aslkm Ila Rizky,

    Resensinya bagus. Izin ya di-link ke bukuqof.com tentang buku ini. Tks sebelumnya...

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. ^_^