Quote of The Day

“The power of dream makes everything possible to reach” (inspired by Honda Motto)

23 March 2017

[Resensi Buku] The Best of Agen Polisi 212 - Cerita Seram



Judul : The Best of Agen Polisi 212 - Cerita Seram
Pengarang : Daniel Kox dan Raoul Cauvin
Penerbit : BIP
Terbit : 2014
Tebal : 36 hlm.
ISBN : 978-602-249-576-5
Rating: 4/5
Baca via Scoop Premium

Resensi Buku :

Buku komik The Best of Agen Polisi 212 : Cerita seram ini terdiri dari beberapa kisah seram yang epik. Pasalnya, sebagai seorang polisi, tokoh-tokohnya justru ketakutan menghadapi berbagai kejadian yang mereka hadapi dan malah ingin memanggil 212 sebagai bantuan. Padahal mereka sendiri polisi. Ini lucu sih. :p Berasa lihat stand up comedy yang garing dan mencoba menghibur penonton.

Kisah dimulai dari judul “Peti Mati”. Ada seorang polisi yang ditelepon oleh seseorang. Lelaki yang menelepon itu mengatakan ia kesulitan untuk mengeluarkan peti mati dari dalam rumahnya. Jadi dia minta tolong polisinya untuk membantu. Tapi ajaibnya, kejadian itu malah disalah tafsirkan oleh orang lain yang melihat si polisi membawa peti mati di dalam mobilnya.



“Lihat, polisi itu mencari tambahan dengan mengangkut peti.” (hlm. 6)

Endingnya mengejutkan. Polisi itu membuang peti mati di kuburan, tapi dia malah disuruh oleh atasannya untuk mengusut kasus mengapa peti mati kosong itu ada di kuburan pagi itu. Hahaha. Aneh banget deh, epik! ;))

Ada lagi kisah lucu judulnya “Halloween” yang mengisahkan tentang pak polisi yang sedang berpatroli di jalan. Ia tak sengaja bertemu dengan rombongan anak-anak yang bermain trick on treat. Anak-anak itu minta permen dengan sedikit paksaan.

“Malam, makhluk fana, berikan permen atau kami akan kirimkan kemalangan.”

Si polisi memberikan uang pada mereka karena ia tak punya permen, di tengah jalan ia bertemu lagi dan terpaksa memberi uang lagi. Akhirnya ia memilih pulang lebih cepat daripada ketemu anak-anak itu lagi. Tak disangka di rumahnya pun kedatangan anak-anak jail itu. Mereka mengatakan hal yang sama. Tapi karena Arthur, si polisi gemuk tak mau memberi permen, ia pun menutup pintu dengan sebal dan mengatakan hal yang buruk. 

“Baiklah, kirimkan saja kemalangan itu. Pergilah bermain di tempat lain.”

Tak ada angin tak ada hujan, semua kemalangan datang menimpanya. xD Istrinya yang sedang memasak, masakannya hangus. Ia yang sedang mempersiapkan air di bak mandi, airnya meluap tanpa henti. Bahkan saat ia akan membuang air ke dalam kompor yang menyala, ia kena sial lagi. Ketukan dari anak-anak jail datang lagi. Tapi kali ini Arthur lebih memilih menghabiskan uang yang ada di dompetnya untuk anak-anak itu. Katanya, 

“Kita atur saja nanti, tapi aku tak mau ditimpa kemalangan lagi.” 

Wehehe xD Sebenarnya baru kali ini saya baca komik Agen Polisi 212, tapi di toko buku sudah ada komiknya dan masuk best seller di rak Gramedia. Ada beberapa kisah seram lainnya seperti rumah hantu, aturan pemakaian obat, peti jenazah, ketakutan, terjebak di air, dll. Ada 30 seri dari agen polisi 212 ini. Jadi, buat kamu yang penasaran dengan kisah polisi menghadapi hal-hal unik yang terjadi pada dirinya setiap hari, kamu bisa baca komik ini. Lumayan menghibur karena idenya out of the box. :D


No comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. ^_^