Quote of The Day

“The power of dream makes everything possible to reach” (inspired by Honda Motto)

20 June 2017

[Resensi Buku] Rezeki Level 9 - Andre Raditya




Judul Buku : Rezeki Level 9
Penulis : Andre Raditya
Penerbit : Elex Media Komputindo
Terbit : 2016
Tebal : 156 hlm.
ISBN : 978-602-02-8969-4
Rating : 5 bintang


RezekiLevel 9 : The Ultimate Fortune merupakan buku kedua yang saya baca karya Andre Raditya. Sebelumnya ada buku Life Sign juga yang menjadi buku best seller. Seluruh royalti penjualan buku ini akan disedekahkan untuk pendidikan.

Ada 9 level rezeki yang dijelaskan penulis dalam buku ini. Buku Rezeki Level 9 membuka mata saya bahwa ada banyak sekali rezeki yang Allah jamin bagi manusia. Jika ada yang menghalangi suatu rezeki sampai pada sang penerima itu disebabkan oleh dosa-dosa dan perbuatan manusia itu sendiri. Nah, apa saja 9 level rezeki tersebut?

1.       Rezeki Level 1 : Rezeki yang dijamin

Rezeki yang dijamin merupakan rezeki yang tidak membutuhkan syarat khusus. Rezeki ini telah dijamin Allah untuk semua makhluknya selama makhluk tersebut masih ada di dunia. Di sini Andre Raditya menggunakan perumpamaan Bughats, burung kecil berjenis gagak yang tidak diakui sebagai anak gagak. Burung itu bisa memanggil hewan lain sebagai makanannya lewat aroma tubuhnya. Allah lah yang memberikan kemudahan tersebut. Jika hewan saja dijamin rezekinya, apalagi manusia yang merupakan makhluk terbaik ciptaan Allah ya?

2.       Rezeki Level 2 : Rezeki yang Dipaksakan

Level rezeki yang kedua adalah rezeki yang dipaksakan oleh manusia. Manusia sudah dianugerahi rezeki yang dijamin oleh Allah, tapi karena tuntutan dan gaya hidup ia pun berhutang sana sini. Hasilnya, ya... ia bisa mendapatkan apa yang diinginkan. Tapi dengan dipaksakan. Segala sesuatu yang dipaksakan kan tidak baik ya, apalagi jika melibatkan riba. Jadi baiknya tidak mengambil rezeki level 2 ini.

3.       Rezeki Level 3 : Rezeki yang Diupayakan

Rezeki level 3 adalah rezeki yang diupayakan. Maksudnya, ada sebab akibat dari rezeki ini diperoleh. Ada kausul Jika-Maka. Jika rajin maka pandai, jika hemat maka kaya, dll. Jadi upaya-upaya yang kita lakukan mengantarkan kita pada level kehidupan yang lebih baik dari hari ke hari.

4.       Rezeki Level 4 : Rezeki Yang Diminta

Rezeki level 4 adalah rezeki yang diminta. Lewat apa mintanya? Lewat doa yang dipanjatkan kita kepada Allah. Masalahnya selama ini manusia lebih sering mengeluh saat kena musibah alih-alih meminta rezeki lewat doa. Jadi jangan jadikan doa sebagai ban cadangan saat kita butuh Allah saja, saat kita sedang susah. Tapi selalu minta pada Allah di setiap situasi yang kita alami sehari-hari. Ingat deh kata-kata Ustad Yusuf Mansur, “Allah dulu, Allah lagi, Allah terus.”


5.        Rezeki Level 5 : Rezeki dari Pertukaran

Rezeki  level 5 ini terjadi karena pertukaran yang kita lakukan. Bukan pertukaran uang lho, ya. Hehe. Tapi pertukaran dari rekening gaib. Maksudnya gini, kita sering melakukan kebaikan kan? Nah, kebaikan itu ibaratnya uang yang kita masukkan ke rekening gaib. Suatu saat kita butuh sesuatu, kita berdoa sama Allah agar dicairkan dalam bentuk kemudahan hidup dan rezeki. Seperti ini misalnya :

“Ya Allah, aku mengajarkan mereka (anak didik) mengenal Qur’an, menghafal doa-doa, menghafal suratul Fatihah yang nantinya akan mereka gunakan seumur hidup mereka dalam shalatnya. Jika semua yang hamba lakukan itu tadi bernilai kebaikan, maka hamba memohon kepada-Mu tolong tunaikan semua kebaikan hamba tadi dalam bentuk kemudahan hidup dan juga kemudahan dalam rezeki.” (hlm. 20)

Ya, intinya kita minta didatangkan rezeki dengan berdoa menyebutkan kebaikan yang pernah kita lakukan. Nyebut kebaikannya sama Allah ya, bukan sama manusia yang pernah kita bantu, itu sih namanya ngungkit masa lalu. :P


6.       Rezeki Level 6 : Rezeki yang Dijanjikan

Rezeki level 6 ini familier di masyarakat dalam bentuk zakat dan sedekah. Janji Allah dalam Al Qur’an, siapa yang memberi kebaikan pada seseorang maka balasan kebaikannya akan dilipatgandakan 10 kali hingga 700 kali lipat.

Ada kisah seorang yang bangkrut selama 14 tahun hingga tidak mampu membiayai dirinya dan keluarga. Nah, orang ini membiasakan diri melakukan shalat tahajud rutin selama 2 tahun hingga akhirnya bisa menjadi pengusaha yang sukses. Amalan sunnah yang dilakukannya dibalas oleh Allah dengan kemudahan dalam mencari rezeki yang halal dan berlimpah berkah. Hingga ia bisa bersedekah 100 juta dari hasil jualan warung nasi.

Ada rezeki level 7 dan 8 yang bisa kamu baca juga di buku ini. Nah, rezeki level 9 adalah rezeki yang bermula dari istighfar yang kita lakukan sehari-hari. Jika Rasulullah saja beristighfar padahal beliau dijaga dari api neraka, maka mengapa kita tidak melakukannya juga? Istighfar akan mengantarkan kita mendapatkan ampunan dari Allah. Jika Allah sudah ridha dan sayang dengan kita, apapun yang kita inginkan akan diberi walaupun kita tidak memintanya.

Masya Allah ya, keutamaan istighfar ini juga sudah pernah dialami oleh seorang penjual roti yang ingin bertemu dengan Imam Ahmad bin Hambal. Ternyata Allah mengabulkan doa penjual roti tersebut agar bisa bertemu dengan Imam Ahmad dengan memberikan tumpangan menginap saat sang imam tidak mendapatkan penginapan dalam perjalanan dakwahnya.

Istighfar yang dilakukan kita merupakan istighfar yang sudah diajarkan oleh para nabi-nabi sebelum Rasulullah. Banyak nabi yang mendapatkan kebaikan dari istighfar dengan mendapatkan kebaikan yang berlimpah, bahkan mendapatkan kerajaan dan kemuliaan di dunia dan akhirat. Lalu, apa yang dilakukan oleh Nabi Yunus saat ia mengalami kesulitan? Nabi Yunus melakukan 3 hal yaitu menegakkan tauhid, memuji Allah, lalu menyadari kesalahan. Ada juga 10 dosa besar yang jika kita lakukan akan membuat rezeki kita ditahan oleh Allah. Maka, istighfar akan melunturkan dosa-dosa tersebut sehingga Allah ridha dan mengampuni dosa-dosa kita.

Ada juga contoh istighfar yang dilakukan oleh nabi Sulaiman dalam sebuah doa.

“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang pun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi.” (QS. Shaad : 35)

Nah, sudah paham ya bagaimana fadhilah istighfar? Bukan hanya sebagai pelengkap dzikir namun juga menjadi sebuah kebaikan yang memudahkan hidup kita. Amalan inilah yang paling dahsyat dan ultimate, yang sudah dilakukan oleh para nabi termasuk nabi Muhammad yang melakukan 70-100 kali setiap hari.

Rutinkanlah istighfar agar Allah memberikan kesejahteraan dan kemudahan dalam hidup. Untuk melihat work book Rezeki Level 9 yang dapat dilakukan sebagai checklist amalan selama 100 hari, kamu bisa mengunduhnya di Bit.ly/RezekiLevel9. Semoga bermanfaat ya!



1 comment:

  1. Aku jadi penasaran sama yang rezeki level 9, contoh konkritnya, dan apakah rezeki level 9 bisa dialami oleh manusia? Karena dari tulisan yang aku baca di atas contohnya ada pada zaman nabi.

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. ^_^