Quote of The Day

“The power of dream makes everything possible to reach” (inspired by Honda Motto)

3 March 2014

[Resensi Buku] Love, Hate & Hocus Pocus by Karla M Nashar

Love, Hate & Hocus Pocus by Karla M Nashar
Penulis         : Karla M. Nashar
Tebal             : 264 halaman
Terbit            : 2008
Penerbit       : Gramedia
ISBN             : 9789792238006
Rating           : 3/5

Men are from Mars, Women are from Venus. They are hate at first sight! Saat pandangan pertama antara Troy Mardian dan Gadis Parasayu beradu, keduanya mengalami kejadian yang tak mengenakkan di kantor pusat BPI, tempat keduanya bekerja. Cek-cok sejak pertama kali bertemu itu terjadi begitu saja, seperti ada yang menyulut sumbu.  Berawal dari kepindahan Gadis untuk menangani Divisi Humas, dia bekerjasama dengan Troy karena pria itu ditugaskan di Divisi Marketing.  Seharusnya kedua divisi itu saling membantu agar proses kerja lancar dan menghasilkan kinerja yang bagus. Namun sayang, Troy yang terkenal flamboyan, suka dipuja banyak wanita bikin Gadis terlanjur ilfil.

Pertengkaran pun sering terjadi sejak mereka berkenalan. Padahal mereka baru ketemu. Aneh ya? Pasalnya, menurut Gadis, Troy adalah tipe manusia yang lupa jati dirinya. Jelas-jelas asli Indonesia tapi sok kebule-bulean. Sampai Gadis menamainya bule gadungan. Bule ini nyebelinnya minta ampun soalnya dia kepengen imej metroseksualnya tetap melekat, apalagi dia juga doyan barang branded, maniak makanan ala barat, dan ngomong Inggris, ya… mirip Cinta Laura.;))

Sedangkan menurut Troy, Gadis Parasayu (atau Paras Ayu) adalah nama terkonyol yang pernah didengarnya. Di Amerika tempat Troy dibesarkan, nggak ada orangtua yang cukup gila menamai anak mereka dengan Beautiful Face Girl. Narsis sekali! Apalagi selera keduanya sangat berbeda jauh. Gadis itu nasionalis, lebih suka makanan ala Indonesia, dan dia maniak produk lokal. Hanya satu persamaan mereka. Sama-sama nggak percaya dengan hocus-pocus alias dunia pernujuman. Inilah akar masalah yang membuat keduanya mengalami kejadian aneh saat pesta ultah BPI ke-50. Mereka tertawa paling keras saat seorang perempuan tua Gipsy akan mulai menunjukkan kemampuannya. Si perempuan Gipsy memberi kutukan pada mereka yang akan terjadi selama tiga belas hari.

Lalu apa yang terjadi saat mereka terbangun pada suatu Minggu pagi cerah, dan mendapati diri mereka berada di ranjang yang sama dalam kondisi bak suami istri plus cincin kawin yang melingkari jari manis masing-masing, serta sepotong memori kabur tentang pernikahan yang mereka lakukan tiga belas hari yang lalu?! Gadis dan Troy tak percaya akan hal ini. Pertunangan, pernikahan, bulan madu dan menunggu momen kelahiran bayi, akankah hanya efek dari kutukan? Apakah mereka benar-benar saling cinta? Bisakah mereka berbaikan? Bagaimana cara agar kutukan itu bisa hilang?

***
Pernah baca buku yang bikin kamu pengen banget habisin dalam sekali duduk? Buku ini salah satu yang saya baca dalam 3 jam saja! Padahal ada banyak buku lain yang ngantri pengen dibaca, tapi karena saya udah keburu kesengsem sama gaya menulis Karla di buku sebelumnya, jadi saya ambil buku Love, Hate & Hocus-Pocus dulu deh. Buku ini sudah direcover, saya baca yang versi cetakan pertama. Denger-denger, buku ini bahkan dicetak sampai cetakan keenam. Wow! Bisa dibilang buku ini gabungan antara gaya menulis di buku sebelumnya yaitu Tongkat Ajaib Lolita yang genrenya teen fantasi, dengan Bellamore yang metropop berunsur komedi romance. Jadilah buku ini pun bertema campuran keduanya. Ada fantasinya, ada kocaknya, ada romancenya. Nano-nanoo! ;)

Tema benci jadi cinta ini sebenarnya sederhana, hanya saja karena mengangkat tema yang tak biasa yaitu pekerjaan sebagai divisi humas dan marketing di sebuah perusahaan obat-obatan, jadi tema ini unik. Apalagi suasana yang menyenangkan mengalir sejak awal novel hingga akhir cerita. Logika cerita di bagian peminjaman berkas data pasien memang terasa janggal. Karena seharusnya orang tak boleh semudah itu mengambil data pasien, kecuali mereka orang yang berkepentingan.

Bagi penggemar metropop tentu sudah paham bahwa tema cinta pada teman kerja sering terjadi, nah di sini dibuat lebih greget dengan campuran fantasi ala sihir-sihiran tadi. Juga tema saling sikut antar karyawan di perusahaan untuk mengambil hati pemimpin perusahaan juga ada. Troy dan Gadis mati-matian saling menghambat laju karir rekan kerjanya. Bisa dibayangin kan, harusnya kerjaan bisa selesai cepat malah saling berantem! Kesenjangan sosial juga dirasakan gadis terhadap gaji Troy yang bisa dibilang terlalu “wah” untuk ukurannya hingga bisa beli mobil mewah dan apartemen dengan fasilitas super hi-tech. Otaknya yang brilliant kadang korslet saat sikap kanak-kanaknya sering muncul dipicu dari pertengkarannya dengan Gadis.

Sayangnya tokoh Lulu dan Nana yang merupakan anak buah keduanya ini perbedaan karakternya kurang keliatan. Karena cuma dibedakan dengan dialog-dialog yang sering diulang. Misalnya si Nana pake bahasa Inggris, sama seperti bosnya, Troy. Sedangkan Lulu pakai dialog Indonesia. Jadi ga ada variasi, dan terkesan Lulu dan Nana ini malah kayak satu orang yang sama. Oiya, endingnya bikin gregetan! Ngetwist abis, ternyata ada lanjutan kisahnya ya? Baru tau. :D Overall, tiga bintang untuk kisah ini. Nyari sekuelnya ahh. ;)

No comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. ^_^