12 January 2022

[Resensi Buku] Unperfect Marriage by Merry Maeta Sari

 



Judul : Unperfect Marriage

Penulis : Merry Maeta Sari

Penerbit : Elex Media Komputindo

Terbit : Cetakan ketiga, Juni 2019

Tebal : 253 halaman

ISBN Digital : 978-623-00-0130-7 

Harga : Rp 64.000

Rating : 3,5/5 ⭐

Baca ebook di Gramedia Digital


❤️❤️❤️


Sinopsis Buku Unperfect Marriage by Merry Maeta Sari : 


Nina, tak pernah bermimpi akan bersuamikan Dylan, lelaki idamannya zaman sekolah. Pernikahan ini dijalaninya tanpa banyak penolakan, tanpa banyak pertanyaan. 


Nina ikhlas dengan segala yang terjadi dalam hidupnya. Termasuk kenyataan kalau Dylan memang tidak pernah mencintainya. 


Nina merasa dia akan kuat dan menganggap hubungannya dengan Dylan akan mendulang pahala baginya sebagai istri yang mau taat pada suami. Tapi, ternyata hatinya tak sekuat itu. 


Melihat Dylan terus larut dalam rasa cintanya kepada Winda, wanita yang tak bisa dinikahinya, membuat Nina merasa dia harus mengalah.


❤️❤️❤️


Resensi Buku Unperfect Marriage by Merry Maeta Sari :



Nina menikah dengan Dylan melalui perjodohan yang diusulkan orang tuanya. Tak ada yang tahu bahwa ternyata, cinta Dylan hanya tertambat pada Winda, teman SMA nya. Gadis itu bahkan tidak tahu bahwa Dylan sudah menikah dengan Nina. 

Dylan menyembunyikan status pernikahnnya karena dulu Winda mengalami depresi akibat ditinggal lelaki yang dicintainya. 

Tanpa sadar, Dylan terjebak dalam pusaran masalah antara Nina dan Winda. Siapakah sebenarnya yang ia cintai? 

Di sisi lain, Nina justru didekati oleh lelaki lain di sekolah tempatnya mengajar. Andika jatuh cinta dengan Nina, meskipun ia baru sadar bahwa Nina sudah menikah. 

Andika lupa mengecek status Nina karena mengira perempuan itu masih perawan. Bahkan meskipun ada cincin kawin di jari Nina. Tapi siapa yang sangka bahwa tebakan Andika benar? 

Nina memang belum disentuh suaminya, bahkan meskipun mereka sudah menikah selama 6 bulan. Itu yang membuat Andika mengira firasatnya benar bahwa Nina masih gadis. 

Kehidupan pernikahan Dylan dan Nina berada di persimpangan saat salah satu dari mereka ingin mengajukan cerai. Namun, Winda memilih menghindar dan pergi dari kehidupan Dylan ke Korea. 

Selama 3 bulan, Nina dan Dylan pun mencoba meperbaiki hubungan pernikahan mereka. Akankah kisah cinta mereka menemukan muaranya?


❤️❤️❤️


Menurut saya : 


Kisah cinta perjodohan sudah terlalu sering terjadi dan dikisahkan dalam novel. Dalam novel Unperfect Marriage juga kisah cinta yang berawal dari perjodohan ini dimulai. 

Saya kira yang dijodohkan hanya Nina dan Dylan, tapi ternyata Andika dan Rara juga melewati fase perjodohan islami yaitu melalui formulir taaruf. 

Andika yang sudah hijrah dan belajar tobat memilih jalur taaruf untuk menemukan calon pasangan terbaiknya. 

Ia patah hati setelah tahu Nina ternyata sudah menikah. 




Tak disangka, Andika yang sering bertengkar dengan Rara justru akan dijodohkan dengan gadis itu. Lalu, bagaimana akhir kisah cinta mereka?


❤️❤️❤️

"Tuhan... dia tetap sememesona dulu, lelaki yang membuatku jatuh cinta sekaligus terluka. Mengapa aku bisa sebegini bodoh hanya karena cinta? Rasanya tak mengapa ia tak menganggapku ada, asal ia masih mau pulang ke rumah, menikmati setiap masakanku tanpa pernah protes sekalipun, dan membiarkanku mendulang pahala dengan melayaninya sebagai suami." (Hlm. 19)

Saat baca novel Unperfect Marriage ini, alurnya mengingatkan saya dengan Wedding Aggrement yang sudah difilmkan. 

Kisah Nina yang jatuh cinta dan mencoba menjaga pernikahannya dengan Dylan ini bikin saya sedih. Gimana ya... dijodohkan sama orang yang disukai dari SMA. Tapi laki-laki ini malah cinta mati dengan sahabatnya sendiri. 

Di satu sisi, Dylan juga nggak mau jadi anak durhaka karena perjodohan itu diminta oleh mamanya langsung.  

Dalam novel ini penulis membahas tentang perjodohan ala islami alias taaruf. Meskipun ada plotwist dalam kisah Andika dan Rara, tapi saya salut dengan keteguhan Rara untuk memaafkan hati yang tersakiti. 

Coba kalau hati Rara sangat penuh dengan kebencian, pasti kisahnya bakalan makin rumit. 

Apalagi Rara bukan kali itu patah hati karena taaruf yang gagal. Ini taaruf kelima yang sangat menentukan arah tujuan hidupnya. 

Ia pikir jika gagal kali ini pun, mungkin sudah waktunya untuk lanjut S2, tidak lagi memikirkan jodoh.

Kalau di kisah Cinderella ada cerita gadis jelek ketemu dengan pangeran. Dalam kisah Rara juga begitu, bedanya Andika adalah versi tengil dari pangeran itu. Haha. 

Secara financial, Rara beda jauh dengan Andika. Andika anak orang kaya pemilik perusahaan dan yayasan sekolah. Meskipun bukan berarti dia sangat miskin, tapi status sosial Rara juga membuat ia sempat ragu untuk melanjutkan proses pernikahan. Bahkan, ia hampir membatalkannya juga karena alasan lain.





Rara dihadapkan pada dilema karena kisah hidup pasangannya yang sangat problematik. Rumit dan bikin pengin misuh-misuh. 

Rara berpikir lebih baik dia nggak menikah jika urusan cinta Andika belum selesai. Dia nggak mau ada di atas penderitaan gadis lain. Sungguh mulia hatimu ya, Ra. Ga kebayang deh udah mau nikah dapet cobaannya gede amat. Hadeehh

Nina juga sempat akan mengajukan cerai saat tahu hati Dylan hanya untuk Winda. Cara Dylan melindungi perempuan itu sangat membuat Nina iri dan cemburu. 

"Kami seperti sepasang orang asing yang terperangkap dalam satu tatanan sosial bernama rumah tangga" (hlm. 21)

Kisah Rara, Nina, Dylan Andika, dan Winda mengingatkanku betapa pentingnya kejujuran sebelum menikah. 

Kalau nggak suka, ya bilang nggak suka aja. Jadi pernikahan tidak dilanjut. Daripada ngegantungin perasaan orang lain. 

Itu sebabnya, sebelum nikah biasanya penghulu akan nanya apakah ada yang keberatan dengan pernikahan itu. Jika ada, berarti perjanjian pernikahannya pun bisa batal. 

❤️❤️❤️

Kesimpulan : 


Ide novel pernikahan karena perjodohan bukanlah hal yang baru. Hanya saja, kemasannya sangat berbeda dibanding novel lainnya. 

Plot twist juga sangat berpengaruh bagi pembaca untuk menilai alur novel ini menarik atau tidak. Dan menurutku sangat unik karena dipadukan dengan taaruf ala islami. 

Perpindahan alur maju ini dikisahkan melalui banyak pov para tokohnya. Jadi nggak hanya pakai POV Nina dan Dylan sebagai tokoh utama, tapi juga ada POV Rara, Winda dan Andika. Ya, agak aneh sih awalnya, tapi yaudahlah yang penting ceritanya bisa dipahami. Hehe

Kekurangan lainnya yaitu penggunaan nama Nina yang double alias ada nama orang yang pakai nama Nina juga. Jadi ini agak membingungkan ya. Soalnya harus membedakan siapa yang dimaksud dalam cerita ini, apakah Nina guru sekolah, atau Nina ponakan Andika? Hehe

Selain itu, karakter Nina juga dibuat tangguh, nggak terkesan menye-menye, padahal masalahnya sangat rumit. 


Overall, 3,5 bintang untuk novel ini.



Nah, kalau menurutmu gimana? Apakah ide pernikahan melalui perjodohan sangat menarik bagimu? Share di komentar ya. 😉


❤️❤️❤️



No comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. ^_^