24 September 2020

[Resensi Buku] How to Swag a Business for Dummies by Arief Ardinugraha

 

workbook buku bisnis  how to swag a business for dummies

Judul Buku : How to Swag a Business for Dummies

Penulis : Arief Ardinugraha

Penerbit : Elex Media Komputindo

Terbit : Cetakan Pertama, 2020

Tebal : 100 halaman

ISBN : 978-623-00-1421-5

Genre : Buku Bisnis

Harga buku : Rp 74.000

Rating : 4/5 bintang

Baca via Gramedia Digital

 

Blurb Buku :

Apakah kamu bingung dari mana memulai bisnis?

Harus ngapain selama perjalanannya? Atau malah sedang stuck dalam berbisnis?

Pas banget! Buku ini mengupas detail strategi yang TIDAK DIUNGKAPKAN pada buku bisnis lainnya. Kamu juga akan tahu ceruk-ceruk bisnis yang JARANG DIBAHAS PERIHAL POTENSIAL PROFIT!

Tujuannya sederhana : PEMBACA BISA MENCAPAI TARGET DAN IMPIAN. Buku ini akan membantumu ACTION dengan format 4DX sehingga sehari-hari kamu akan lebih disiplin. Tidak hanya 7, 30, atau 100 hari saja, tapi buku ini mengawalmu sampai 365 HARI KE DEPAN!

So, enjoy the journey Funtastic People!

 

Resensi Buku :

Berbisnis tanpa ilmu tak ubahnya orang yang maju ke medan perang tanpa persiapan. Itu sebabnya, ilmu bisnis pun harus kita cari terlebih dulu sebelum memutuskan untuk terjun di dunia bisnis. Dengan tagline buku praktik bangun bisnis untuk pemula, mas Arief, penulis buku How to Swag a Business for Dummies ingin membantu pengusaha pemula yang ingin memiliki bisnis dengan pangsa pasar dan profit yang besar. Buku ini berisi panduan bagaimana cara membuat target market dan cara membuat bisnis plan yang tepat sasaran.


Buku bisnis untuk pemula ini sangat tipis dan isinya memang ditujukan agar langsung praktik untuk mewujudkan bisnis impian. Jadi, kalau kamu suka dengan buku ini, kamu bisa langsung isi workbooknya ya. Bisa kamu salin dulu atau diprint sesuai panduannya.

 

Bingung gimana sih cara memulai bisnis bagi pemula? Sebenarnya, bisnis adalah kegiatan menjual barang atau jasa kepada konsumen yang dapat menghasilkan lama Nah, jual – laba, sederhana ya?

 

Nah, tahukah kamu bahwa kita seringkali salah menebak market pasar. Ternyata, kegiatan utama jualan adalah focus ke marketnya. Jadi, kamu harus lihat, dengar, dan rasakan yang market butuhkan. Bukan focus pada jualan apa, tapi pada siapa. Kesalahan orang saat menjual pertama kali adalah focus pada produk, bukan pada marketnya. Nah, lho? :D

 

Jadi, jelas ya :

Jual – Laba

Fokus pada market, apa yang dibutuhkan pasar. Baru buat produknya.

Fokus mau jualan ke siapa? Bukan jualan apa.

 

Sebelum Berbisnis : Kenali dirimu, Kenali Musuhmu, dan Kenali Medan Perangmu 

 

Dalam bisnis pun, ada strategi bisnis yang harus kita pelajari dan lakukan. Seperti yang Sun Tzu bilang, “Kalau kamu ingin menang perang, kenali tiga hal ini  kenali dirimu, kenali musuhmu, dan kenali medan perang.” Jadi, akan ada irisan yang dihasilkan dari 3 hal tersebut, yaitu kenali diri kita, competitor, dan konsumen.

 

Well ya… Apa yang bisa mengakomodasi ketiganya maka akan menghasilkan hal yang luar biasa. Selain kamu mendapatkan profit, kamu juga membantu konsumen untuk memperoleh produk barang atau jasa yang dapat menjadi solusi masalah dan kebutuhannya. Selain itu, kamu juga bisa memisahkan keunikan antara produkmu dengan competitor. Apa yang bikin unik dan beda? Nah, cari deh irisan ketiga hal tersebut.  Jadi, know yourself : diri sendiri, know the battlefield : konsumen, dan know the enemy : competitor.

 

“Uang adalah alat tukar yang bernilai. Seseorang mengeluarkan uangnya untuk menukar hal-hal yang menurutnya senilai dengan uangnya dan bisa MENYELESAIKAN MASALAHNYA. Jadi bukan karena produknya, bukan karena jasanya, bukan karena orang dalem, tapi karena mereka butuh solusi.” (hlm. 7)

“Seorang pebisnis yang baik, harus rajin-rajin cari MASALAH dan segera menemukan SOLUSINYA.” (hlm. 7)

 

Fokus Pada Solusi Masalah Untuk Konsumen :

 

Cara mencari pasar bisnis yang sesuai adalah dengan memperhatikan cluenya : “Di manakah uangnya beredar?” Tentu di konsumen. Jadi focus pada kebutuhan konsumen, alih-alih melirik apa yang dilakukan competitor. Misal : produkmu baju untuk anak usia 5 tahun atau baju perlengkapan untuk haji dan umroh. Lebih spesifik, kan? Kamu bisa menjawab kebutuhan konsumen dengan memberikan produk yang memang dibutuhkan oleh mereka.

Seorang pebisnis juga harus mengenali kebutuhan manusia modern saat ini yaitu : aman, variasi, tumbuh, unggul/berbeda, hubungan/cinta kasih, dan kontribusi. Selain hal ini, pebisnis juga harus berfokus pada dua hal yaitu manusia menghindari sengsara karena memiliki efek menggerakkan 80% keputusan dalam kehidupan manusia, sedangkan mencari nikmat menggerakkan 20% keputusan dalam hidup manusia.

Jadi : misal seperti Gojek yang dapat menghindari sengsara karena bisa memudahkan pengguna untuk tidak perlu antri, tidak perlu merasakan panas, capek, dan wasting time karena macet, dll. Jadi fokusnya ke  kebutuhan manusia saat ini. :)

 

Cara Membuat Profil Konsumen Bisnismu dengan Tepat :

 

Selain itu, dalam buku How to Swag a Bussiness for Dummies ini juga dibahas tentang bagaimana cara membuat profil konsumen dalam bisnis dengan tepat. Nah, apa dan siapa yang akan kita bidik target marketnya? Siapa sih target pasar bisnismu? Yuk bikin dulu analisanya ya!

 

Who are They?

1.       Siapa nama mereka?

2.       Merapa umur mereka?

3.       Cowok atau cewek?

4.       Sudah menikah atau belum?

5.       Kalau sudah menikah, berapakah jumlah anaknya dan berapa usianya?

6.       Apa pekerjaan mereka?

7.       Berapa kira-kira gaji atau pendapatan mereka setiap bulan?


Deskripsikan lebih dalam lagi ya.


1.       Apa mimpi/goal mereka dalam hidup?

2.       Dari 6 human needs, mana yang lebih membantu merepresentasikan VERSI TERBAIK dari mereka?

3.       Apa yang membuat mereka bergairah?

4.       Masalah apa yang ingin mereka pecahkan?

5.       Apa yang akan meyakinkan mereka untuk membeli?

6.       Kenapa mereka tertarik produk kamu?

7.       Apa keyakinan mereka yang keliru dan bisa kamu buktikan itu keliru?

 

Di bagian Where are they, kita dapat belajar bagaimana mengiklankan dan menemukan target konsumenmu. Apa saja?

1.       Di mana biasanya mereka nongkrong?

2.       Mereka biasanya membuka website/media social/aplikasi apa?

3.       Mereka bagian dari grup apa?

4.       Biasanya mereka membaca tulisan dari mana?

5.       Apalagi hobi atau ketertarikan mereka dalam hidup?

 

Pelajari Lebih Dulu ‘Reason To Market Buy’ : Fokus 5 P (Product, Price, Promotion, Place, and People)

Seorang pebisnis yang sukses juga harus belajar dari competitor tentang reason to buy market. Kompetitor memperlakukan market dengan 5 fokus yaitu ; product, price, promotion, place, dan people. Misal : mengapa brand A membuat hijab dengan harga 200.000, dan bagaimana reaksi pasar terhadap harga tersebut? Lalu, cari tahu juga bagaimana mereka menemukan pasar, di tempat mana, promosinya bagaimana, dan pembelinya seperti apa.

Nah… jika focus 5 hal itu beda, maka hasil penjualannya pun beda. Sebuah brand pasti sudah menentukan mengapa mereka membidik pangsa pasar tertentu, dengan harga tertentu dan sarana promosi yang berbeda pula. Kita tidak bisa hanya ikut-ikutan saja, melainkan harus tahu mengapa mereka memutuskan focus pada hal itu.

Oiya, selain itu, di buku ini juga dibahas tentang 13 model bisnis antara lain : bisnis ke customer, bisnis ke bisnis, crowdsourcing, freemium, B collab B, Connecting the C (mengoneksikan sesama konsumen), Connecting The B (mengoneksikan sesame bisnis untuk jual beli), intrapreneur (system bagi hasil/saham perusahaan), jual lisensi, consultant to CBGP(Customer, business, government, philantrophy), bisnis residu, jual beli bisnis, dan system to bussiness (system manajemen franchise).

 

Menurut Saya Tentang Buku How to Swag a Bussiness for Dummies :


Nah, meski buku How to Swag a Bussiness for Dummies ini sangat tipis dengan tebal 100 halaman saja, namun kamu bisa menemukan juga di buku ini tentang 13 modal bisnis, cara mendapatkan modal bisnis, dan kemudian kamu bisa mulai merencanakan bisnismu dalam setahun ke depan.

Menurut saya, buku ini meskipun tipis tapi sangat powerfull. Karena ide-ide dan bahasan yang ditulis di buku ini sangat mudah dipahami dan mudah diaplikasikan dalam bisnis yang akan dijalankan.

Selain itu, bentuk worksheetnya pun colorfull dan mudah diisi, atau jika kamu ingin membuat worksheet sendiri di word atau excelmu, kamu bisa mengcopy model worksheet ini ke dalam laptopmu. Jadi lebih mudah untuk menargetkan pangsa pasar yang akan dibidik.

Kamu bisa mengisi worksheet bisnis plan yang sudah disediakan, selain itu, kamu juga bisa menganalisa seberapa jauh kamu siap untuk mewujudkan bisnis ini dengan lebih matang. Lets plan!

Untuk kontak lebih lanjut dengan penulis buku How to Swag a Bussiness for Dummies ini, kamu bisa menghubungi Mas Arief Ardinugraha di instagram @masauf atau youtube channel Funtastic Consulting. Nah, selamat mempraktikkan ilmu bisnisnya ya! ;)


No comments:

Post a comment

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. ^_^