24 Desember 2021

[Resensi Novel Wattpad Islami] Pangeran Surgaku by Ryani Amelia

 


Judul : Pangeran Surgaku

Penulis : Ryani Amelia

Penerbit : Aksara Plus⁺

Terbit : 2019

Tebal : 300 halaman 

ISBN : 978-602-5884-98-6

Genre : novel wattpad / romance islami

Rating : 4/5 ⭐

Harga buku : Rp 82.000

Baca ebook di aplikasi I-Jateng


❤️❤️❤️


Sinopsis Novel Pangeran Surgaku - Ryani Amelia : 


Naura Zahra Almira, gadis tujuh belas tahun yang dipertemukan oleh Allah dengan seorang laki-laki secara tak terduga. Laki-laki itu adalah Hanan Fauzi Bakhtiar, seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran.


Saat Naura tiba-tiba dilamar oleh Hanan, gadis itu terkejut bukan main. Pasalnya, lamaran tersebut datang terlalu cepat, saat dirinya masih berstatus sebagai seorang siswi.


Apa jawaban Naura terhadap pinangan Hanan? Dan, apakah Hanan memang jodoh yang Allah ciptakan untuknya?


❤️❤️❤️


Resensi Buku Pangeran Surgaku - Ryani Amelia :


Jatuh cinta dan menikah muda dengan pasangan impian? Siapa yang tidak menginginkannya?


Naura, gadis kelas 3 SMA yang sedang galau karena dihantui rasa penasaran itu sangat gundah. Lelaki itu duduk di angkot, depan kursinya sembari membaca brosur acara. 


Naura tidak sadar, matanya beradu pandang dengan lelaki itu. Hingga akhirnya ia memilih memalingkan wajah agar tidak terlihat semakin merona.


Naura merasa galau bukan hanya karena pertemuannya dengan lelaki misterius itu, tapi juga karena gangguan dari Elang, cowok sekolahnya yang terobsesi dengannya. 


Gadis itu memilih menghindar karena Elang sangat agresif melancarkan pdkt nya. Naura tidak mau dekat dengan Elang dan menolak berbagai ajakannya, bukan tanpa sebab. Ia lebih memilih tidak pacaran karena mau fokus pada ujian. 


Naura juga sedang dalam proses hijrah. Tak mudah menundukkan hati dan pikiran jika gelombang cinta ala merah jambu di usia belia sangat sering membuatnya gundah.


Hingga suatu hari, tanpa sengaja Naura menemukan identitas lelaki itu di social media instagram. Hanan, lelaki yang membuatnya penasaran saat bertemu di angkot itu membuat hati Naura berdebar-debar. 


Tak disangka, pertemuan Naura dengan Hanan terjadi lagi saat lelaki itu menjadi panitia untuk acara kajian di kampusnya.


❤️❤️❤️


Jadi, siapa sebenarnya Hanan? 


Naura makin tak habis pikir kenapa isi kepalanya dipenuhi dengan laki-laki itu. Bahkan ia pernah memimpikan Hanan datang ke rumah lalu melamarnya. 


Apakah mimpi itu sebuah pertanda jodoh, atau itu hanya khayalan Naura saja?


Lalu, pertemuan ketiga terjadi saat tak sengaja Naura bertemu dengan Hanan di toko alat masak milik ibu Hanan. 


Saat itu, Naura menemani uminya untuk belanja. Hanya saja, ia jadi tidak berani berlama-lama di toko karena khawatir kepergok melihat lelaki itu terus menerus.


❤️❤️❤️


Pucuk di cinta, ulam pun tiba. Hanan pun penasaran dengan gadis yang berkali-kali ditemuinya. Ia memberanikan diri untuk mencari tahu siapa Naura dan di mana rumahnya. Bahkan, ia pun menemui Ibu dan Ayah Naura untuk mrnanyakan kesediaan tentang lamaran. 


Hanan, mahasiswa kedokteran semester 6 itu memang membuat Naura jatuh hati. Tapi, Naura bimbang karena ia juga belum cukup dewasa untuk menikah. 


Naura masih terlihat childish dan manja, seperti anak remaja pada umumnya. Usia 17 tahun itu hanyalah angka, karena faktanya Naura masih seperti anak gadis lain yang tersipu dan malu-malu saat jatuh cinta.


Tak disangka, lamaran Hanan diterima oleh Naura. Ia menganggap Hanan orang yang baik, meskipun mereka hanya melewati perkenalan yang singkat sebelum menikah. Tapi melihat interaksi Hanan dengan ibunya, Naura yakin laki-laki itu pilihan terbaik. 


Tapi... Elang yang sangat terobsesi dengan Naura masih menvari gadis itu. Bahkan meskipun Naura sudah menikah dan memilih menghindar, Elang masih mencarinya di kampus, bahkan menerornya lewat chat dan telefon.


Elang tak mau Naura menjadi milik Hanan. Elang sangat murka ketika tahu orang yang menikah dengan gadis incarannya justru sahabatnya sendiri di masa kecil. 


Dulu, Elang dan Hanan bersahabat dekat, sampai persahabatan keduanya rengang karena seorang gadis yang dicintai Elang ternyata justru jatuh cinta dan pacaran dengan Hanan. 


Hanan pacaran selama 3 bulan dengan Sheila, sebelum ia memutuskan untuk hijrah dan tidak lagi pacaran.


Lalu, datang masalah lain dalam kehidupan rumah tangga Hanan. 


Sheila, mantan pacarnya datang dan menagih janji Hanan untuk menikah dengannya. Bahkan Sheila mau dimadu jika Hanan bersedia menikah dengannya.


❤️❤️❤️


Masalah lain datang bertubi-tubi saat Hanan dan Naura ingin menyelamatkan rumah tangga mereka dari godaan orang ketiga. 


Bukan hanya soal kehadiran Elang dan Sheila, tapi juga ada nama lain yang muncul yaitu Arga yang diam-diam jatuh cinta pada Naura sejak SMA. Meskipun Naura sama sekali tidak menaruh hati pada Arga. 


Lalu, siapa yang akan memenangkan hati Naura? Akankah Hanan bisa melepaskan egonya sebagai suami yang terluka hatinya karena cemburu? 


Cerita detilnya baca saja di Novel Wattpad berjudul Pangeran Surgaku ini ya! 


❤️❤️❤️


Menurut saya : 


Novel islami berjudul Pangeran Surgaku yang ditulis oleh Ryani Amelia berawal dari novel online di platform nulis novel online bernama aplikasi Wattpad. Novel ini tayang tahun 2018 an. 


Setelah tamat, novel ini dipinang oleh penerbit Aksara Plus yang merupakan imprint Penerbit Penebar Swadaya. ❤️


Novel Pangeran Surgaku ini termasuk populer di wattpad karena total viewnya sampai 3 jt an. Keren! πŸŽ‰πŸŽ


Bahkan dengan 40 an bab yang terbilang sedikit, tebal buku yang hanya 300 an halaman, novel ini tetap mampu membawa pembaca untuk masuk dunia Naura dan Hanan. 🌹


Padahal biasanya novel yang dipinang dari wattpad identik dengan jumlah babnya yang sangat banyak, bahkan kalau dibukukan bisa sampe 600 halaman.  


Meskipun nggak terlalu tebal, tapi bukunya worth it buat dibaca. 🌷



Doc : shopee


Ada beberapa bagian yang saya pikir nggak ada, ternyata pas baca ulang novelnya... ternyata saya aja yang kelewat bacanya. πŸ˜…


Misalnya : 


Saya kira nggak ada bagian shalat istikharah. Meskipun nggak disebutkan bahwa itu sholat istikharoh, tapi yang dilakukan Naura adalah meminta doa untuk ketetapan hati saat  mengingat apa yang dimimpikannya.  Dia mimpi dilamar Hanan. Wajahnya sangat jelas dalam mimpi itu.


Doanya pun mirip dengan doa istikharoh, meskipun redaksi kalimatnya sedikit berbeda. 


Doa Ketenangan Hati, Dibaca Setelah Kamu Nggak Sengaja Bermimpi Dilamar Orang Asing 


Doa memantapkan hati saat bermimpi bertemu jodohnya begini : 


"Ya Allah, jika laki-laki dalam mimpi tadi adalah jodoh hamba, maka dekatkanlah hatiku dengan hatinya. Tetapi jika ia bukan jodoh hamba, maka damaikanlah hatiku pda ketentuan-Mu, ya Rabb... aamiin..." (hlm. 22)


Saya nggak tahu kenapa penulis nggak menuliskan perihal sholat istikharoh dalam memutuskan khitbah/ pertunangan. Maksudnya, penulis nggak bilang secara tersurat bahwa ia perlu mempertimbangkan dengan meminta petunjuk Allah.


Trus, ada bagian sms dari ustad Halim yang ngisi kajian, nanyain tentang nomor telepon ibu Naura. 


Asli sih, saya kaget. Soalnya... gimana ya. Redaksi kalimatnya juga agak nggak meyakinkan sebagai sms dari seorang ustad. 


Coba perhatikan sms ini ya : 


"Assalamualaikum. Apa benar ini dengan Naura?"


"Wa'alaikumsalam. Iya, benar, maaf ini dengan siapa?"


"Ini dengan ustaz Halim. Maaf sebelumnya, Hanan boleh meminta nomor ayah atau ibumu?"


Dari kalimat ini saya jadi bertanya-tanya. Emang boleh ya ngasih nomor ke orang asing yang bahkan kita nggak tahu dia siapa. Apalagi ini cuma sms, bukan telfon yang kalau Naura dengar bisa yakin itu suara ustad tersebut. 


Hmm... apalagi ustad Halim itu nggak menyebutkan nama dalam sms pertama tersebut. Kayak nggak yakin aja kalau itu nomer asli ustadnya. πŸ˜…


Gimana kalau ada orang ngaku-ngaku ustad Halim, trus Nauranya asal ngasi nomor ibunya? Kaaan gawat! Siapa tahu penipu ya, kan? Wkwk


Hanan Si Calon Dokter yang Mengalami Trauma Mengerikan Sejak Kecil


Ada beberapa part yang bikin saya mempertanyakan kapasitas Hanan sebagai calon dokter, karena dia lagi internship alias koas. 


Misalnya aja : 


Waktu Hanan banting setir ke truk padahal tahu kalau dia akan mencelakai dirinya sendiri. Cuma gara-gara cemburu dengan Naura. 😒


Saya belum pernah dengar tentang calon dokter yang psikisnya terganggu, jadi saya nggak bisa bayangin gimana gambarannya. 


Soalnya kalau di kedokteran bukannya diajarin juga ya tentang gimana penanganan pada pasien, misalnya kalau nangani pasien harus tenang. 


Nah... tapi ini malah dokternya nggak bisa tenang karena emosinya tak terkendali. 


Gimana coba kalau nanti jadi dokter? Masa nggak bisa nangani diri sendiri ya? 😒


Ya... meski di endingnya dikasih tahu bahwa Hanan sudah melewati fase terapi ke psikolog selama 3 tahunan. 


🌼🌼🌼


Hubungan Suami Istri yang Penuh Curiga dan Tidak Terbuka  dengan Pasangan 


Tapi saya jadi bertanya-tanya.... 


Kok bisa seorang Hanan bahkan nggak tahu gimana kondisi fisik istrinya? 


Kok dia tenang-tenang aja istrinya hamil 5 bulan tapi nggak rutin kontrol ke dokter. Kayak absurd aja gitu. 


Kok dia nggak rutin terapi ke psikolog padahal tahu itu kebutuhan dia selama ini. Masa iya harus diingetin sama psikolognya. Agak.... wagu gitu ya. 😐


Kok Naura bisa nggak seterbuka itu sama suaminya. Padahal suaminya calon dokter, yang notabene pasti lebih tahu gimana cara nangani pasien kanker. 


Saya jadi mikir, ini apa karena Naura dan Hanan sama sekali nggak ada tukar CV gitu sebelum menikah ya? Soalnya hanya mengandalkan keyakinan bahwa Hanan baik karena berbakti sama ortu dan masa depan cemerlang karena calon dokter. 


Okelah, kalau emang melihat dari latar belakang calon suami, Hanan ini bibit unggul nih. πŸ˜„


Tapi masa iya nggak ada cerita dulu Hanan kayak gimana kehidupannya? πŸ€”


Jadi dua orang ini sama-sama menyimpan masalahnya sendiri. Nggak pernah share ke pasangannya. 😒


Yang satu nggak mau cerita soal penyakit traumatis yang sampai harus bolak balik ke psikolog. Yang satu nggak mau cerita keluhan sakit, bahkan kemoterapi pun nggak bilang ke suami. 😒


Aduhai.... mau jadi bidadari surga, tapi kok urusan sepenting itu sampai nggak cerita ke suami? πŸ˜₯


Trus apa gunanya nikah dong kalau nggak saling kenal satu sama lain? πŸ˜…


Bahkan soal masa lalu dengan Elang dan Arga pun Naura juga nggak cerita, sampai harus petak umpet demi bisa meluruskan masalah sama kedua orang itu. 


Saya pikir nikah muda yang dibahas penulis benar-benar menggambarkan bagaimana kematangan karakter keduanya. Yang masih terlalu muda untuk masuk ke dunia pernikahan. 


Melihat latar belakang Hanan yang psikisnya terganggu, dan jika ada pemicunya bikin dia menyakiti diri sendiri. Hmm... entahlah harus berkata apa....


Menikah yang dilakukan Hanan dan Naura jadi serasa seperti beli kucing dalam karung karena nggak tahu apa-apa tentang siapa yang dinikahi. 


🌼🌼🌼


Tren Hijrah dan Nikah Muda Tanpa Pacaran di Kalangan Remaja Muslim


Saya jadi mikir kenapa ya  tren nikah muda dan hijrah ini jadi pisau bermata dua ya? 


Anak-anak remaja jadi terobsesi nikah muda dengan ikhwan shaleh, tanpa tahu bekal apa yang seharusnya mereka miliki, tanpa tahu siapa sosok sebenarnya yang akan mereka nikahi. 


Ya bener sih Hanan itu ganteng, mapan, shaleh, baik dan jago ngegombal. Tapi bukan itu aja kan kriteria pernikahan bisa berjalan sebagaimana mestinya?


Kita harusnya tahu siapa yang kita nikahi. Masa lalu dan background keluarga seperti apa yang dimiliki sebelumnya. 


Masa lalu emang agak rumit jika ingin dibahas bersama pasangan. Ada kekhawatiran akan membuka aib sendiri. Tapi kalau sudah statusnya menikah kan artinya nggak ada hijab alias pembatas diantara suami istri. Jadi harusnya Hanan bisa terbuka dengan istrinya, begitu pun sebaliknya.


Masa sih urusan penting misalnya agenda rutin konsultasi ke psikolog harus ditutupi dari pasangan sendiri? Hmm...


Karakter Hanan yang Sayangnya... Kurang Dieksplore Lebih Jauh


Yang bikin saya tanda tanya lagi adalah... waktu tahu Hanan tiba-tiba beli rumah. Naura nanya ini uang ayah ibu Hanan atau bukan. 


Kata Hanan, itu rumahnya sendiri. Tapi nggak digambarkan juga gimana Hanan bisa mandiri di usia yang terbilang belia. 


Coba kalau penulisnya menggambarkan how to struggle seorang Hanan yang bisa survive dengan kondisi psikologis yang punya trauma, tapi bisa jadi mahasiswa kedokteran yang super sibuk. Tapi juga bisa cari uang. Ini harusnya bisa lebih digali. Jadi pembaca nggak hanya terkagum dengan skill gombal Hanan yang udah masuk another level of bapack-bapack. Level gombalannya seru! πŸ˜†


Jujur, saya suka lho dengan gombalan Hanan. Tapi menikah kan nggak terus menerus dihombali dooong~ hahaha. πŸ˜‹


Ada masanya pasangan suami istri merasakan juga yang namanya deep talk di malam hari sambil kontemplasi. Tapi kayaknya nggak pernah ada deep talk kayak gini. Hehe


Karena Naura, yeah... as always... keburu manja dan childish. Bahkan keburu blushing digodain Hanan. Padahal sebenarnya kalau bisa dieksplore lagi bakal makin seru lho! πŸ˜…


Karakter Hanan ini bisa dibikin lebih mature dan kelihatan bisa digapai kalau penulis lebih dalam menggali siapa itu Hanan. Yang ini emang keliatan kayak pangeran negeri dongeng, alias in your dream! Hihihi


Gimana kehidupan Hanan sehari-hari Hanan sebelum nikah. Dari bangun tidur, sholat, ngaji, ngampus, dan lain-lain. Jadi... ada bagian yang bikin saya bertanya-tanya nih. πŸ˜„


Setelah nikah kenapa Hanan nggak pernah sekalipun ditampilkan ngajak Naura ikut pengajian bareng ya?


Yaa... Masa ke pengajian sekali cuma buat gaet ukhti idaman hati aja? Aduhaiii... bujaanggg~ 😜


Hijrah tak sesederhana itu. Hehe. Tapi yaudahlah ya. Karena sepertinya penulis lebih mengedepankan karakter Hanan yang bibit unggul dan jago gombal.


Soalnya hampir sebagian besar isi halaman novelnya tentang skill Hanan ngegombal. Wkwkwk


Padahal nikah nggak melulu tentang digombali dan menerima gombalan. Kadang harus ngepel dan nyuci baju juga. πŸ˜‚


*eh lupa ding... kan Hanan anak orang kaya ya. Jadi udah ada simbok pembantu. Haha


Tokoh karakter favorit di novel ini menurut saya adalah pasangan Icha dan Fatih yang kayaknya lebih dewasa dibanding usianya. Hehe


Saya suka juga bagian Hanan bahas soal pondok senja. Penasaran juga gimana dia dan Fatih dapet uang buat bangun pondok itu. πŸ€”


Overall, meskipun novelnya terkesan too good to be true alias kok kayak ketiban rezeki nomplok ya, haha. Tapi novelnya bagus kok. Cuma jadi keliatan seperti cerita negeri dongeng yang happily ever after. Padahal hidup nggak sesederhana itu. Ya, kan? 😜


Kalau kamu gimana? Pernahkah punya kriteria calon pasangan idaman? Atau udah ketemu pasangan terbaik? Ceritain dong kisah cintamu~ 😍 


Siapa tahu kamu ketemu bibit unggul seperti yang dialami Hanan dan Naura dalam novel Pangeran Surgaku ini! ❤️ 


Nah, selamat membaca ya! 😍


🌼🌼🌼


2 komentar:

  1. Nemu blog ini gara² adik saya ada tugas resensi novel. Hihi btw makasi banyak karen sudah membaca novel saya ya mbak, semoga ada manfaatnya, mohon maaf apabila masih banyak kekurangan di dalamnya:")

    BalasHapus
  2. Kelebihan dan kekurangannya apa ya kak πŸ™

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan komentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. ^_^